RADAR BOGOR – Sejumlah rumah sakit (RS) di Kota Bogor dilaporkan mengalami peningkatan jumlah pasien dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut terlihat dari antrean pelayanan hingga kepadatan ruang perawatan.
Salah satunya terjadi di RS PMI Bogor, Jalan Malabar, Kecamatan Bogor Tengah. Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean pasien rumah sakit terlihat mengular di depan gedung Poliklinik Reguler.
Sejumlah keluarga pasien rumah sakit tampak berbaris untuk melakukan pendaftaran. Sementara di dalam gedung, hampir seluruh kursi ruang tunggu terisi. Sebagian pasien bahkan harus berdiri karena tidak kebagian tempat duduk.
Baca Juga: Honda ADV 150 2020 Direstorasi Atenx Katros, Tampil Segar dengan Cat Baru, Ban Lebih Proporsional
Pasien yang datang membawa map berisi dokumen administrasi. Mereka berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga lansia.
Salah seorang pasien, Rifki Muhammad, mengatakan kondisi ruang tunggu memang cukup padat. Namun, ia tidak perlu mengantre terlalu lama karena sebelumnya telah melakukan pendaftaran secara daring.
"Tadi cuma minta rujukan balik saja dari PMI buat ke RSCM untuk pengobatan penyakit dalam saya," ujar Rifki saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: KKS Lama 2017, 2019, 2021 Dapat Saldo Bansos PKH BPNT, Cek Nominalnya
Rifki menyebut dirinya datang sekitar 30 menit sebelum jadwal pelayanan. Setelah menunggu sekitar 15 menit, ia kemudian dipanggil untuk mendapatkan layanan.
"Tadi saya datang 30 menit sebelum jadwal, lalu nunggu sekitar 15 menitan sampai dipanggil," katanya kepada Radar Bogor.
Menurut Rifki, sebagian pasien yang ditemuinya mengaku gagal melakukan pendaftaran secara online sehingga memilih datang langsung ke rumah sakit.
"Antrean panjang ini kemungkinan karena banyak yang gagal daftar online, jadi mereka langsung datang ke rumah sakit," ucapnya.
Baca Juga: Ratusan Pelajar di Cileungsi Bogor Diduga Jadi Korban Penyalahgunaan AI
Ruang Rawat Inap RS PMI Juga Penuh
Tak hanya layanan poliklinik, kondisi ruang rawat inap RS PMI juga disebut cukup padat. Kondisi tersebut bahkan dikabarkan telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
Humas RS PMI, Yudha, membenarkan bahwa ruang rawat inap sedang dalam kondisi penuh. Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah kondisi tersebut disebabkan lonjakan jumlah pasien atau karena kapasitas ruang perawatan sedang penuh.
"Memang kondisi ruang rawat penuh tapi belum bisa dipastikan apakah itu akibat lonjakan pasien atau memang kebetulan sedang penuh," terang Yudha.
Baca Juga: Bentley Flying Spur Hybrid Rp8 Miliar Punya Tenaga 536 HP, Bisa Melaju Pakai Listrik
IGD RS Islam Budi Agung Dipadati Pasien
Kepadatan pasien juga terlihat di RS Islam Budi Agung, khususnya pada layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Pantauan Radar Bogor menunjukkan hampir seluruh tempat tidur pasien di ruang utama IGD terisi. Sedikitnya terdapat enam bed di ruangan tersebut, dengan sebagian besar sudah tertutup gorden berwarna biru dan terlihat pasien tengah menjalani perawatan.
Keluarga pasien, Endah, mengatakan dirinya harus menunggu sekitar satu jam sebelum anaknya mendapatkan tempat tidur di ruang IGD.
Baca Juga: Bukan Gerobak Biasa, Bakso Malang Yunus Jualan Pakai Bajai Bikin Warganet Penasaran
"Saya langsung ke sini karena paling dekat dari rumah di Cilebut. Tadi nunggu dapat bed sekitar satu jam, tadi sempat duduk dulu karena bednya penuh," kata Endah.
Ia menuturkan anaknya mengalami gangguan pada saluran pencernaan yang menyebabkan frekuensi buang air besar meningkat.
Menurut Endah, kondisi tersebut mulai dialami sejak Minggu. Sempat mendapat penanganan di klinik dan membaik, kondisi anaknya kembali memburuk pada Senin malam hingga hampir pingsan.
"Dari hari Minggu. Sempat dibawa ke klinik, terus membaik, kambuh lagi semalam, sampai mau pingsan, makanya saya bawa ke RS," ungkapnya.
Baca Juga: Tak Perlu Keluar Uang, 3 Kebiasaan Sederhana Ini Bikin Mobil Lebih Awet, Lampu Indikator Penting
Hingga Selasa, 15 September 2026, Endah masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui diagnosis anaknya. Pemeriksaan darah masih dilakukan oleh tim medis.
"Saat ini masih proses periksa darah dan hasilnya belum keluar, jadi sekarang lagi nunggu," kata Endah.
Pasien IGD Didominasi Keluhan Pusing hingga Sesak
Humas RS Islam Budi Agung, Nita, membenarkan adanya peningkatan pasien yang datang ke layanan IGD. Meski demikian, pihaknya belum dapat menyampaikan angka persentase kenaikan pasien.
"Ya pasien melonjak untuk ke IGD. Kalau ini (persentase lonjakan) saya belum tahu," terang Nita saat dikonfirmasi Radar Bogor.
Baca Juga: Film HOPE Hadirkan Teror Monster, Gabungkan Sci-Fi dan Thriller dengan Bintang Korea-Hollywood
Ia menyebut sejumlah keluhan yang banyak disampaikan pasien antara lain pusing, batuk dan pilek, hingga sesak napas.
"Ya mayoritas pasien pusing, pilek sama sesak napas, insyaallah layanan kami di rumah sakit diusahakan tetap memberi maksimal," bebernya.
Kepadatan pasien juga dilaporkan terjadi di sejumlah fasilitas kesehatan lainnya, termasuk rumah sakit di kawasan Empang hingga RSUD Kota Bogor.
Baca Juga: Oli Mesen Motor Matic Rembes di Dekat Magnet? Ini Cara Mengatasinya
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan pihaknya masih mencermati kondisi tersebut. Dinkes juga akan melakukan identifikasi untuk mengetahui lebih jauh terkait peningkatan kunjungan pasien, termasuk jenis penyakit yang banyak diderita masyarakat.
"Mohon waktu ya, nanti kami kabari," ujar Erna saat dikonfirmasi terkait kondisi layanan kesehatan di Kota Bogor.(bay)
Editor : Rani Puspitasari Sinaga