Pasien RSUD Bakti Pajajaran Cibinong Bogor Membludak, Kunjungan Naik Hampir 100 Persen

Muhammad Ali • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 18:04 WIB
Pasien memadati RSUD Bakti Pajajaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa, 15 September 2026. (Muhammad Ali/Radar Bogor)
Pasien memadati RSUD Bakti Pajajaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa, 15 September 2026. (Muhammad Ali/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Lonjakan kunjungan pasien terjadi di sejumlah rumah sakit di wilayah Bogor dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi serupa juga dirasakan RSUD Bakti Pajajaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dengan peningkatan kunjungan pasien yang hampir mencapai 100 persen dibandingkan hari-hari biasanya.

Dokter Umum RSUD Bakti Pajajaran, dr. Gita Puspitasari, mengatakan peningkatan kunjungan terjadi pada pasien dari berbagai kelompok usia kondisi tersebut tidak hanya didominasi pasien anak, tetapi juga pasien dewasa.

“Untuk kunjungan belakangan hari ini memang terjadi peningkatan berbeda dari sebelumnya dan semua peningkatan ini tidak hanya tergantung pada pasien anak tetapi juga pada pasien-pasien dewasa pun terjadi peningkatan,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa, 15 September 2026.

Menurutnya, keluhan pasien yang datang ke rumah sakit cukup beragam, mulai dari gangguan saluran pencernaan hingga keluhan yang berkaitan dengan saluran pernapasan.

Baca Juga: Bekas Kawasan JPO Paledang Kota Bogor Kini Dibangun Jalur Pedestrian

“Bervariasi (keluhannya), mulai dari saluran pencernaan, biasanya datang dengan keluhan adanya demam, batuk, sesak napas dan juga ada yang sering ada muntah-muntah dari saluran pencernaannya dan juga diare,” katanya.

Ia mengungkapkan, selain faktor cuaca ekstrem yang menjadi salah satu faktor risiko, lonjakan kunjungan pasien juga terjadi setelah Bogor dan sekitarnya sempat diguyur hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Namun, dr. Gita belum dapat memastikan apakah paparan abu vulkanik tersebut berkaitan langsung dengan peningkatan jumlah pasien yang datang ke RSUD Bakti Pajajaran.

“Secara tidak langsung, iya, tapi apakah menjadi salah satu dari gangguan gunung erupsi, saya masih belum bisa memastikan, itu masih ada perlu pemeriksaan epidemiologi secara lebih lengkap lagi,” bebernya.

Dari sisi jumlah, kata dia, peningkatan kunjungan pasien disebut hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal.

“Hampir 100 persen terjadi peningkatan,” tutur dr. Gita.

Pasien yang datang juga berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Cibinong, tetapi juga dari Depok, Bekasi, hingga Kota Bogor.

Ia menjelaskan, beberapa pasien sebelumnya telah mendapatkan pelayanan di rumah sakit berbeda. Namun, kondisi rumah sakit yang penuh membuat pasien akhirnya dirujuk ke RSUD Bakti Pajajaran.

“Beberapa pasien itu sudah membawa lembar rujukan beberapa, mereka mengatakan sudah dari rumah sakit A, rumah sakit B dan itu kondisinya pun sama, rumah sakitnya pada penuh semua,” paparnya.

Ia menambahkan, peningkatnya jumlah pasien juga menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga medis RSUD Bakti Pajajaran, terutama dari sisi ketersediaan tempat tidur dan tenaga kesehatan.

“Pasti dari medis pun akan ada kesulitan ya, dari tempat tidur kita kekurangan tenaga juga pasti akan menjadi kurang, jadi di sini menjadi beban kita tersendiri,” pungkasnya.(Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
bogor cibinong RSUD Bakti Pajajaran