RADAR BOGOR – Kabar hilangnya kontak KM Virgo Transport 8 menyisakan kecemasan bagi keluarga Geri Donovan, 35, warga Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Geri menjadi salah satu penumpang kapal yang berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin tersebut.
Pihak keluarga masih menunggu kabar mengenai kondisi Geri dan berharap proses pencarian segera membuahkan hasil. Mereka juga terus berdoa agar Geri dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Menurut keterangan kakak sepupunya, Rika Rusdi, Geri sebelumnya mendapat tugas dari tempatnya bekerja untuk berangkat ke Banjarmasin. Sebelum berangkat, Geri sempat pulang ke rumah untuk berpamitan kepada orang tuanya.
Geri kemudian berangkat dari tempat kerjanya pada Sabtu sekitar pukul 02.00 WIB. Setelah perjalanan dimulai, dia masih sempat berkomunikasi dengan istri, anak-anak, dan adiknya.
Termasuk saat berada di atas kapal, Geri sempat mengeluhkan pusing dan mabuk perjalanan dan kemudian meminta izin untuk beristirahat dan tidur.
“Dia sempat bilang pusing, mabuk perjalanan, kemudian minta izin untuk istirahat dan tidur,” kata Rika.
Baca Juga: KPK Tetapkan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor Tersangka Pasca OTT di BPN, Ini Perannya
Setelah komunikasi tersebut, keluarga tidak lagi mendapatkan kabar dari Geri. Pihak keluarga kemudian mendapat informasi dari kantor bahwa Geri berada di kapal yang mengalami hilang kontak tersebut.
Keluarga berusaha memastikan informasi tersebut dengan menghubungi pihak keluarga lainnya. Setelah dilakukan pengecekan, nama Geri Donovan tercatat dalam daftar penumpang kapal, sementara mobil yang digunakannya juga diketahui berada di lokasi.
Geri diketahui berangkat bersama seorang rekannya bernama Taufik. Keduanya merupakan rekan kerja yang mendapat tugas ke Banjarmasin.
“Informasi yang kami terima sampai saat ini belum valid, nama Geri juga belum muncul dalam pembaruan terbaru. Sampai hari ini belum ada kabar,” ujar Rika.
Keluarga saat ini masih berupaya mendapatkan informasi terbaru mengenai proses pencarian. Mereka juga telah mengajukan rencana keberangkatan untuk menyusul ke lokasi, tetapi masih menunggu kepastian dari pihak perusahaan mengenai jadwal keberangkatan.
Geri diketahui telah menikah dan memiliki dua anak dan di mata keluarga, dia dikenal sebagai sosok yang kalem, pendiam, sederhana, dan ramah.
Rika mengatakan Geri juga sangat menyayangi kedua orang tuanya. Karena itu, momen sebelum keberangkatannya menjadi perhatian keluarga karena Geri sempat meminta doa kepada orang tuanya.
Sebelum berangkat, Geri sempat meminta doa agar perjalanan dan tugas yang dijalaninya berlangsung lancar. Menurut keluarga, Geri biasanya hanya berpamitan, namun kali ini dia secara khusus meminta doa kepada orang tuanya.
“Dia minta doa kepada mama, supaya keberangkatannya baik-baik saja dan selamat sampai tujuan,” kata Rika.
Sementara itu, kakak sepupu Geri lainnya, Andrie, mengatakan Geri baru sekitar enam bulan kembali bekerja di perusahaan tempatnya ditugaskan saat ini. Sebelumnya, Geri pernah bekerja di perusahaan tersebut sebelum berhenti setelah menikah dan tinggal di Bangka.
“Selepas kembali dari Bangka, Geri kembali bekerja di perusahaan tersebut dan berlokasi di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Andrie menambahkan, keluarga hingga kini masih berharap Geri dapat segera ditemukan. Menurutnya, keluarga menyerahkan seluruh proses pencarian kepada tim terkait sembari terus memanjatkan doa.
Keluarga juga menyampaikan sejumlah ciri fisik Geri Donovan yang dapat membantu proses pencarian. Geri memiliki tinggi badan sekitar 175 sentimeter, berkulit putih, bertubuh tinggi dan agak kurus, serta rambut yang mulai menipis atau sedikit botak.
Selain itu, terdapat belahan dan bekas luka di bagian dagu. Pada tangan kanannya terdapat bekas luka akibat kecelakaan yang membuat bagian tersebut sedikit bengkok, sementara gigi bagian atasnya menggunakan gigi tanam karena sebelumnya ompong.
“Kami mohon kepada sanak saudara, keluarga maupun teman-temannya untuk memberikan doa. Semoga Geri cepat ditemukan, apa pun keadaannya. Kami ikhlas dan terus berharap yang terbaik,” ungkapnya.
KM Virgo Transport 8 membawa total 243 orang dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026 dan kemudian ditemukan dalam kondisi terbalik setelah menghadapi cuaca buruk.
Berdasarkan perkembangan terbaru, sebanyak 108 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat, sementara enam orang meninggal dunia dan 129 lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dengan mengerahkan kapal dan armada udara, meski kondisi gelombang dan cuaca masih menjadi kendala dalam operasi tersebut. (uma)
Editor : Eka Rahmawati