RADAR BOGOR – Seorang remaja berinisial SS (20), warga Kampung Kutajaya, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, dikabarkan meninggal dunia setelah sebelumnya ditemukan terjatuh di bahu jalan.
Remaja asal Bondongan Bogor itu ditemukan warga dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan pada Rabu, 16 September 2026.
Ketika itu, remaja asal Bondongan Bogor itu diketahui mengenakan celana bermotif kotak-kotak serta pakaian lengan panjang berwarna hijau. Ia ditemukan dalam posisi tengkurap.
Baca Juga: 68 Ribu Anak Tak Sekolah Jadi Sorotan, RLS Kabupaten Bogor Ditargetkan Tembus 9 Tahun
Lurah Bondongan Yanti Maryanti mengatakan, berdasarkan informasi dari keluarga, korban sebelumnya diketahui sedang dalam kondisi sakit dan keluar dari rumah.
“Dia memang minta pertolongan, hanya keburu jatuh duluan. Infonya seperti itu,” kata Yanti kepada Radar Bogor.
Sempat Dibawa ke Rumah Sakit
Yanti menyebut pihaknya belum mendapatkan informasi mengenai diagnosis penyakit yang diderita SS. Setelah terjatuh, korban sempat dibawa ke RS PMI untuk mendapatkan penanganan.
Baca Juga: PSEL Galuga Bogor Segera Dibangun, Danantara Sebut Teknologi Pengolahan Sampah Berstandar Eropa
Namun, setelah itu korban dibawa kembali oleh keluarganya.
“Atau ada penyakit dalam begitu. Orang dari rumah sakit dikembalikan lagi. Sekarang korban sedang berada di rumah duka, di rumah pamannya,” jelas Yanti.
Jenazah SS kemudian dibawa ke rumah pamannya untuk disemayamkan. Berdasarkan rencana keluarga, korban akan dimakamkan pada Kamis, 17 September 2026 di TPU Dreded, Bogor Selatan.
Baca Juga: Jangan hanya Tanya Siapa Membakar: Gambut Butuh Prediksi dan SDM
“Jenazah sudah di rumah pamannya. Rencana dimakamkan besok di Dreded. Dia dibawa pulang dari RS oleh keluarganya,” pungkas Yanti.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga