RADAR BOGOR - Belajar tabel periodik dan menghitung massa molekul relatif (Mr), tak lagi harus selalu dilakukan dengan cara konvensional.
Tim siswa SMK-SMAK Bogor menghadirkan inovasi bernama Smart Periodic Table Detector and Calculator, sebuah media pembelajaran kimia yang memadukan teknologi Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan pemrograman digital.
Inovasi tersebut dikembangkan oleh Alya Gazanika Hentari sebagai inovator bersama tiga anggota tim, yakni Azkiya Ratih Al-Abqoriy, Florisia Alisye Winata, dan Muhammad Rijal Fa'iq Ramadhan.
Baca Juga: Lucas Wong Debut Akting di Drama Taiwan A TIME, Jadi Si Mao Muda Bareng Jerry Yan
Alat ini dirancang untuk membuat proses belajar kimia menjadi lebih interaktif.
Siswa tidak hanya membaca informasi dari tabel periodik, tetapi dapat berinteraksi langsung dengan sistem untuk mengenali unsur sekaligus memperoleh data yang dibutuhkan.
Cukup Arahkan Simbol Unsur ke Kamera
Salah satu fitur yang menjadi bagian utama Smart Periodic Table Detector and Calculator adalah kemampuan mengenali simbol unsur melalui kamera laptop.
Cara kerjanya cukup sederhana.
Pengguna hanya perlu menunjukkan kartu, gambar, atau simbol unsur ke arah kamera.
Sistem kemudian memproses gambar tersebut dan mengidentifikasi unsur menggunakan program berbasis AI yang dikembangkan melalui platform mBlock.
Setelah unsur terdeteksi, berbagai informasi akan muncul pada layar.
Data tersebut mencakup nama dan simbol unsur, nomor atom, massa atom relatif (Ar), golongan, periode, hingga informasi mengenai sifat fisika, sifat kimia, dan tingkat bahaya unsur.
Konsep tersebut membuat siswa dapat memperoleh informasi dalam waktu singkat tanpa harus membuka buku atau mencari data satu per satu pada tabel periodik.
Tak Hanya Mengenali Unsur, Bisa Hitung Mr
Fungsi alat ini tidak berhenti pada identifikasi unsur.
Tim juga menambahkan fitur kalkulator massa molekul relatif (Mr) untuk membantu siswa dalam melakukan perhitungan kimia.
Pengguna cukup memasukkan rumus suatu senyawa.
Baca Juga: Kolam Renang Nusa Indah Batu Gede Subang, Wisata Tersembunyi dengan Air Langsung dari Mata Air Gunun
Selanjutnya, sistem akan membaca unsur dan jumlah atom yang terdapat dalam rumus tersebut, kemudian mengolah massa atom relatif masing-masing unsur hingga menghasilkan nilai Mr.
Fitur ini dapat digunakan untuk mendukung berbagai materi kimia yang berkaitan dengan perhitungan, termasuk stoikiometri dan konsep mol.
Kehadiran kalkulator tersebut, ditujukan untuk mengurangi kesalahan yang kerap terjadi ketika siswa menghitung Mr secara manual.
Dengan perhitungan otomatis, siswa dapat lebih mudah memeriksa hasil sekaligus memahami proses perhitungannya.
Mengubah Cara Belajar Tabel Periodik
Tabel periodik menjadi salah satu materi dasar dalam pembelajaran kimia.
Namun, bagi sebagian siswa, banyaknya informasi mengenai unsur dapat menjadi tantangan tersendiri.
Mulai dari mengingat simbol, nomor atom, golongan, periode, hingga karakteristik setiap unsur.
Smart Periodic Table Detector and Calculator mencoba menghadirkan pendekatan berbeda terhadap persoalan tersebut.
Teknologi digunakan sebagai jembatan agar informasi kimia yang cukup kompleks dapat diakses dengan cara yang lebih visual dan interaktif.
Dalam pengembangannya, tim memanfaatkan HaloCode sebagai perangkat utama dan mBlock untuk pemrograman.
Baca Juga: Oli Mesin Berwarna Hitam Pekat, Apakah Tanda Mesin Rusak? Ini Penjelasannya
Kombinasi tersebut memungkinkan alat bekerja secara terintegrasi sekaligus memberikan ruang untuk pengembangan fitur di masa mendatang.
Teknologi dan Pendidikan Dipadukan
Menariknya, inovasi ini tidak hanya menawarkan kemudahan dalam mempelajari kimia.
Pengguna juga secara tidak langsung diperkenalkan dengan teknologi yang semakin banyak digunakan dalam dunia pendidikan.
Penerapan AI dan IoT dalam media pembelajaran menunjukkan, materi pelajaran dapat dikemas dengan pendekatan yang lebih dekat dengan perkembangan teknologi.
Siswa pun tidak hanya menjadi pengguna, tetapi dapat memahami bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan dalam proses belajar.
Bagi guru, media seperti ini juga dapat menjadi alternatif untuk menyampaikan materi tabel periodik dan perhitungan kimia secara lebih atraktif.
Interaksi langsung dengan alat berpotensi membuat suasana pembelajaran lebih dinamis dibandingkan hanya mengandalkan penjelasan dan latihan tertulis.
Dorong Pembelajaran Kimia Lebih Interaktif
Melalui Smart Periodic Table Detector and Calculator, tim siswa SMK-SMAK Bogor berupaya menghadirkan pengalaman belajar kimia yang lebih praktis dan menarik.
Baca Juga: Mobil Kia Seltos Punya Segudang Keunggulan, Ada ADAS Level 2 hingga Sunroof
Kemampuan mendeteksi unsur secara otomatis, menampilkan informasi karakteristik unsur, serta menghitung massa molekul relatif dalam satu perangkat menjadi kombinasi yang ditujukan untuk membantu siswa memahami konsep kimia dengan lebih mudah.
Inovasi tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Smart Periodic Table Detector and Calculator diharapkan dapat menjadi media yang membantu siswa memahami kimia sekaligus meningkatkan ketertarikan mereka terhadap pemanfaatan AI, IoT, dan pemrograman dalam pendidikan. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti