RADAR BOGOR - Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor selama dua hari, Jumat malam hingga Sabtu, 18-19 September 2026, menyebabkan sejumlah kejadian. Empat pohon tumbang tercatat di sejumlah wilayah, sementara satu rumah terbakar.
Terbaru, dua pohon tumbang terjadi di Jalan Semeru, Menteng, Bogor Barat, dan Jalan Dadali, Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal. Di Jalan Semeru, pohon tumbang menimpa kabel PLN, sedangkan di Jalan Dadali pohon menimpa kabel optik.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko mengatakan, dua kejadian tersebut terjadi setelah hujan melanda wilayah Kota Bogor pada Sabtu sore. Petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari warga.
Baca Juga: Final DBL Bogor Digelar 21 September 2026, Pemenang Lanjut ke Championship Jawa Barat
Pohon tumbang pertama terjadi di Jalan Semeru RT 003/RW 001, Kelurahan Menteng, sekitar pukul 16.20 WIB. Pohon jenis kicopong dengan tinggi sekitar 15 meter dan diameter 30 sentimeter tumbang dan menimpa kabel PLN.
Selain menimpa kabel PLN, pohon tersebut juga menutup akses jalan warga. BPBD Kota Bogor bersama Damkar dan PLN kemudian melakukan assessment serta pemangkasan pohon.
"Penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 20.00 WIB. Tidak ada kebutuhan mendesak yang dilaporkan dalam kejadian tersebut," ungkapnya.
Pohon tumbang berikutnya terjadi di Jalan Dadali RT 004/RW 005, Kelurahan Tanah Sareal, sekitar pukul 16.30 WIB. Pohon jenis kersen dengan tinggi sekitar 10 meter dan diameter 30 sentimeter tumbang setelah hujan melanda wilayah tersebut.
Pohon tersebut menimpa kabel optik dan menutup akses menuju area parkir Cafe Kolato. Petugas TRC-PB BPBD Kota Bogor kemudian melakukan assessment dan pemangkasan.
"Penanganan selesai dilakukan sekitar pukul 19.30 WIB. BPBD juga berkoordinasi dengan PLN, Tagana, Redkar Kota Bogor, serta unsur wilayah setempat," bebernya.
Sebelum dua kejadian pohon tumbang pada Sabtu sore, BPBD juga menangani tiga kejadian lain. Dua kejadian pohon tumbang terjadi akibat hujan dan angin pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, sementara satu kejadian lainnya merupakan kebakaran rumah.
Kejadian pertama terjadi pada Jumat, 18 September 2026 sekitar pukul 22.00 WIB di Perum Villa Bogor Indah 1 Blok H, RT 004/RW 012, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara.
Pohon jenis ketapang dengan tinggi sekitar 10 meter dan diameter 30 sentimeter tumbang akibat hujan disertai angin kencang.
Petugas BPBD melakukan penanganan pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.30 hingga 09.30 WIB. Pohon yang tumbang kemudian dipangkas dan dievakuasi dari lokasi.
Kejadian berikutnya terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di Kampung Sempur, RT 002/RW 002, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah.
Pohon jenis pinus dengan tinggi sekitar 10 meter dan diameter 40 sentimeter tumbang setelah hujan dan menimpa rumah warga.
Pohon tersebut menimpa rumah Ajat Sudrajat dan menyebabkan kerusakan pada bagian ruang makan serta kamar tidur. Satu kepala keluarga atau satu orang terdampak dalam kejadian tersebut.
Petugas menangani kejadian tersebut mulai pukul 09.30 hingga 13.30 WIB. Selain merusak rumah, pohon tumbang juga sempat menutup akses jalan warga.
Sementara itu, BPBD menerima laporan kebakaran rumah di Kampung Tanah Sewa, RT 005/RW 003, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, sekitar pukul 14.30 WIB.
Kebakaran menimpa rumah Engkan Saokani yang dihuni satu kepala keluarga dengan tiga orang. Api membakar bagian kamar tidur dan diduga berasal dari korsleting listrik.
Petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman, sementara BPBD melakukan assessment dan pendataan terhadap dampak kejadian. Dari hasil penanganan, korban membutuhkan bantuan matras.
Secara keseluruhan, BPBD Kota Bogor mencatat lima kejadian pada Jumat malam hingga Sabtu malam. Kejadian tersebut terdiri dari empat pohon tumbang dan satu kebakaran rumah yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Bogor. (uma)
Editor : Eka Rahmawati