RADAR BOGOR - Alisa Khadijah ICMI Wilayah Khusus (Wilsus) Bogor memperkuat kapasitas pengurus melalui kegiatan upgrading. Pembekalan tersebut mencakup pemahaman sejarah organisasi, visi misi, panduan organisasi, serta AD/ART.
Kegiatan digelar di Gedung BSI Lantai 4, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Selasa, 22 September 2026. Upgrading diikuti pengurus Alisa Khadijah ICMI Wilsus Bogor yang membawahi Kota dan Kabupaten Bogor.
Ketua Alisa Khadijah ICMI Wilsus Bogor, Dini Gunadi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi pembekalan bagi kepengurusan yang baru dilantik pada Juli lalu. Setelah pelantikan, pengurus disibukkan dengan berbagai kegiatan, termasuk agenda yang digelar pengurus pusat.
"Nanti sekarang ketemu waktunya dengan pengurus pusat, maka kami minta bimbingan langsung untuk memperkuat pemahaman aturan organisasi," jelasnya.
Dini berharap pembekalan tersebut membuat pengurus lebih memahami batasan dan koridor dalam menjalankan setiap kegiatan. Dengan begitu, program yang dibuat tetap sesuai dengan AD/ART organisasi.
Saat ini, jumlah pengurus Alisa Khadijah ICMI Wilsus Bogor mencapai sekitar 50 orang. Sementara anggota masih dalam proses pendataan melalui sistem yang disediakan pengurus pusat.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Alisa Khadijah ICMI Pusat yang di tengah kesibukannya mau meluangkan waktu untuk memberikan pemahaman mengenai AD/ART kepada pengurus wilayah khusus Bogor," ungkapnya.
Setelah kegiatan upgrading, Alisa Khadijah ICMI Wilsus Bogor juga telah menyiapkan sejumlah kegiatan pemberdayaan ekonomi. Salah satunya Circle Khadijah yang rutin digelar di Kota Bogor dengan memberikan motivasi ekonomi melalui praktik langsung.
"Belum lama ini, kegiatan tersebut diisi praktik menjadi afiliator melalui Shopee dan TikTok. Produk yang dipasarkan merupakan produk milik anggota Alisa Khadijah," jelasnya.
Wilsus Bogor juga memiliki kegiatan ekonomi Islam berbasis syariah yang digelar rutin setiap bulan. Program tersebut direncanakan berlangsung selama 24 bulan dan memberikan pembekalan usaha kepada pengurus maupun anggota secara daring.
Lebih lanjut, Dini mengatakan, penguatan sistem organisasi menjadi bagian penting dalam kepengurusan. Ia berharap keberlangsungan organisasi tidak bergantung pada siapa yang sedang memimpin.
"Kalau saya waktunya lengser, pengganti saya akan lebih baik lagi mudah-mudahan karena sudah ada rambu-rambu dan patokannya di AD/ART," ujarnya.
Ia juga berharap keberadaan Alisa Khadijah dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Salah satu fokusnya adalah mendorong kemajuan UMKM melalui penguatan ekonomi.
Ketua Umum Alisa Khadijah ICMI Pusat, Ina Marlina mengapresiasi pelaksanaan upgrading tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas pengurus di bawah kepemimpinan baru Alisa Khadijah ICMI Wilsus Bogor.
Ia menjelaskan, pengurus perlu memiliki pemahaman organisasi sekaligus kapasitas kepemimpinan agar mampu menjalankan program secara terarah.
"Kami dari pusat sangat mengapresiasi, mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lainnya," ujar Ina.
Baca Juga: Mata Air Merah di Gunung Sindur Bukan Mukjizat, DLH Bogor Ungkap Penyebabnya
Ina menambahkan, Alisa Khadijah ICMI Pusat memiliki sejumlah program unggulan yang dapat dikembangkan di daerah. Namun, setiap wilayah memiliki keleluasaan untuk memilih program sesuai dengan kondisi dan sumber daya yang dimiliki.
Karena itu, program dari pusat tidak harus diterapkan seluruhnya di Bogor, Pengurus Wilsus Bogor dapat mengkaji program yang paling sesuai dengan kebutuhan Kota dan Kabupaten Bogor. (uma)
Editor : Eka Rahmawati