RADAR BOGOR - Hujan disertai angin kencang melanda Kota Bogor pada Selasa, 22 September 2026 sore hingga malam. Kondisi tersebut menyebabkan tiga pohon tumbang di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko mengatakan, tiga kejadian pohon tumbang tersebut terjadi setelah hujan disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bogor. Petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari warga.
“Ketiga kejadian pohon tumbang sudah ditangani oleh petugas BPBD,” kata Dimas.
Baca Juga: Benda Diduga Munisi Mortir 81 Tempela Ditemukan di Cigombong Bogor
Pohon pertama tumbang sekitar pukul 17.30 WIB di depan SMPN 20, Jalan Ceremai Ujung No. 1, RT 002/RW 002, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah. Pohon jenis karet dengan tinggi sekitar 8 meter dan diameter 30 sentimeter tumbang hingga menimpa pagar sekolah.
Selain merusak pagar SMPN 20, pohon tersebut juga menutup sebagian badan jalan. Petugas TRC-PB BPBD Kota Bogor melakukan assessment dan pemangkasan hingga penanganan selesai sekitar pukul 19.10 WIB.
“Setelah dilakukan penanganan, jalan sudah dapat dilalui kembali oleh warga,” ujar Dimas.
Pohon tumbang berikutnya terjadi sekitar pukul 17.45 WIB di Jalan Pandu Raya, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara. Pohon jenis biola cantik dengan tinggi sekitar 10 meter dan diameter 30 sentimeter tumbang dan menutup sebagian badan jalan.
Petugas BPBD melakukan assessment dan pemangkasan pohon. Penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 19.10 WIB dan akses jalan kembali dapat dilalui warga.
Sementara itu, pohon tumbang juga terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di Gang Masjid RT 01/RW 10, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat. Pohon jenis tangkal asem Jawa yang sudah rapuh dengan tinggi sekitar 8 meter dan diameter 30 sentimeter tumbang di halaman Puskesmas Pembantu Cilendek Timur.
Petugas TRC-PB BPBD Kota Bogor bersama unsur wilayah, Damkar dan Tagana melakukan assessment serta pemangkasan pohon. Penanganan selesai sekitar pukul 20.15 WIB.
“Untuk seluruh kejadian yang dilaporkan, kebutuhan mendesak nihil,” ungkapnya.
Dimas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat hujan disertai angin kencang. Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon dan segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan kepada petugas. (uma)
Editor : Eka Rahmawati