Pedagang Nasi Kuning Dijambret di Mekarwangi Kota Bogor, Uang Hasil Jualan Sampai HP Raib

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 14:10 WIB
Tangkapan layar CCTV saat pelaku menjambret pedagang nasi kuning di Mekarwangi Kota Bogor. (Foto: Dok Warga for Radar Bogor)
Tangkapan layar CCTV saat pelaku menjambret pedagang nasi kuning di Mekarwangi Kota Bogor. (Foto: Dok Warga for Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pedagang nasi kuning menjadi korban penjambretan di kawasan Kampung Bulak Amah, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu 23 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban diketahui bernama Dewiyu Ratna Anjani. Sejumlah barang milik pedagang nasi kuning itu raib dalam kejadian tersebut, mulai dari uang hasil jualan, handphone, kartu ATM hingga KTP.

Maya, anak korban, mengatakan uang yang dibawa ibunya merupakan hasil berjualan nasi kuning pagi tadi. Total uang yang hilang mencapai sekitar Rp1,3 juta.

Menurut Maya, korban berjualan tidak jauh dari lokasi penjambretan dan baru selesai beraktivitas ketika menjadi sasaran pelaku. "Ibu sekarang trauma," kata Maya saat dikonfirmasi, Rabu 23 September 2026.

Aksi penjambretan tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pengendara sepeda motor yang diduga mengikuti korban sebelum melakukan aksinya.

Pengendara tersebut menggunakan sepeda motor matic berwarna hitam, mengenakan helm putih dan jaket berwarna gelap. Nomor polisi pada kendaraan yang terekam dalam CCTV terlihat F 5819 TRF.

Baca Juga: CORTIS Rilis MONEYMONEYMONEY, Lagu Hip-Hop tentang Uang dan Ambisi

Rekaman tersebut kemudian beredar di media sosial. Keluarga korban berharap informasi itu dapat membantu mempercepat penanganan dan menemukan pelaku.

Maya mengatakan pihak keluarga akan melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

Ia juga berharap informasi yang beredar di media sosial dapat membantu polisi menemukan pelaku.

"Enggak apa-apa barangnya sudah enggak ada, yang penting manusianya ketemu," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanah Sareal Kompol Sonson Sudarsono membenarkan informasi mengenai kejadian tersebut.

Namun, hingga Rabu siang, pihaknya masih menunggu korban membuat laporan ke Polsek Tanah Sareal.

"Iya, betul infonya. Tapi belum ada yang laporan ke Polsek, korbannya," kata Sonson. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
kota bogor penjambretan pedagang nasi kuning