RADAR BOGOR - Kota Bogor bakal memiliki Sekolah Rakyat. Bangunan lembaga pendidikan itu rencananya akan dibangun di Kelurahan Rancamaya, Bogor Selatan.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim turut meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tersebut, Rabu 23 September 2026. Ia datang didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi di Pemerintah Kota Bogor.
Pantauan di lokasi terdapat sejumlah alat berat yang tengah beroperasi. Kendaraan besar juga terlihat berlalu lalang di lokasi tersebut.
Dedie menerangkan Pemkot Bogor saat ini tengah melakukan land clearing atau pematangan lahan. Proses ini ditargetkan rampung 9 November 2026.
“Luas total lahan lima hektar, yang dalam proses land clearing 2,5 hektare. Sisanya akan digunakan sebagai sarana penunjang Sekolah Rakyat,” jelas Dedie.
Pasca proses land clearing rampung, Pemkot Bogor disebut Dedie akan kembali berkomunikasi dengan pusat untuk bicara terkait pembangunan kontruksi.
Baca Juga: PPPK Nakes di Puskesmas: Tugas, Gaji, dan Tantangan yang Perlu Diketahui
“Mangkannya sampai 9 november mesti kita pastikan, inikan ada beberapa aset yang mungkin bisa dimanfaatkan supaya lebih nyaman,” terang Dedie.
Aset yang rencananya akan dimanfaatkan itu saat ini tengah digunakan oleh DKPP. Pemanfaatan aset tersebut dilakukan bukan tanpa alasan.
Dedie melihat terdapat beberapa titik yang terjal di lahan yang saat ini sedang dalam proses land clearing. Kondisi itu dikhawatirkan membahayakan.
“Kami juga mikirin gimana mereka kenyamanan dan kemanannya, supaya secara kontruksi merasa nyaman sekolah dan tinggal disini,” ucap Dedie.
Rencananya Sekolah Rakyat di Rancamaya akan menampung siswa sebanyak 2000 orang. Jenjang pendidikannya yakni SMP dan SMA.
Syarat siswa yang boleh mengeyam pendidikan di Sekolah Rakyat itu harus berdomisili Kota Bogor, serta tergolong keluarga prasejahtera.
“Kalau mereka bisa sekolah disini asrama, mendapatkan pendidiakan yang baik baik, tentu kedepan akan bisa merubah nasib keluarga mereka,” ucap Dedie.
Baca Juga: PPPK Nakes di Puskesmas: Tugas, Gaji, dan Tantangan yang Perlu Diketahui
Sekolah Rakyat di Rancamaya tidak dipungut biaya sama sekali. Pelaksana program ini diinisasi langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
“Untuk anggaran Sekolah Rakyat dari APBN. Saya tidak tahu totalnya berapa, dari Kemen PU pusat, kemudian dikoordinasikan dengan Kemensos,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin