RADAR BOGOR – Revitalisasi trase baru Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, Kota Bogor terus dikebut. Hingga Rabu, 23 September 2026, progres keseluruhan proyek telah mencapai sekitar 70 persen.
Percepatan pekerjaan Jalan Saleh Danasasmita dilakukan setelah Wali Kota Bogor Dedie Rachim meninjau langsung proyek tersebut dan memberikan sejumlah arahan. Tim pelaksana kemudian menjalankan action plan untuk mengejar target penyelesaian pada 21 Oktober 2026.
Perwakilan pelaksana proyek revitalisasi Jalan Saleh Danasasmita Bogor, Aditya, mengatakan pekerjaan saat ini diprioritaskan pada penyelesaian badan jalan beserta sejumlah infrastruktur pendukung.
Baca Juga: Jenazah ABK Arupadhatu I Ditemukan di Enggano, PFI Desak SAR Lanjutkan Pencarian Korban
“Untuk badan jalan seluruhnya, Alhamdulillah, hari ini tadi subuh kami sudah selesai pengecoran sampai STA 220,” kata Aditya.
Untuk mempercepat pengerasan, proyek menggunakan beton fast track dengan masa pengerasan tiga hari. Langkah tersebut dilakukan agar tahapan pekerjaan berikutnya dapat segera dilanjutkan.
Percepatan terlihat cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada 18 September 2026, progres pekerjaan tercatat 60,793 persen. Lima hari kemudian, angkanya meningkat menjadi sekitar 70 persen atau bertambah 9,207 poin persentase.
DPT dan Trotoar Ikut Dikebut
Baca Juga: Menteri Abdul Mu’ti Ungkap Arah Pendidikan Gratis dari TK hingga SMA
Selain badan jalan, pekerjaan Dinding Penahan Tanah (DPT) beton juga terus dikebut. Hingga saat ini, proses pengecorannya telah mencapai sekitar 75 persen.
Aditya menargetkan seluruh pengecoran DPT hingga bagian atas atau top dapat diselesaikan pada Jumat pekan ini.
“Untuk DPT beton juga sudah sekitar 75 persen selesai dicor. Tinggal 25 persen, insya Allah hari Jumat kami rencanakan sudah tercor sampai top,” ujarnya.
Setelah itu, pekerjaan akan berlanjut pada tahap subgrade yang dijadwalkan mulai dikerjakan pekan depan. Proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah minggu.
Baca Juga: Bansos Tahap 4 Makin Dekat, KPM Ini Berpeluang Dapat PKH dan BPNT
Persiapan pembangunan trotoar juga mulai dilakukan. Material paving berukuran 20x20 sudah berada di lokasi. Sementara itu, tim masih menunggu material kanstin, paving 10x20, serta tactile sebagai jalur pemandu bagi penyandang disabilitas.
Penataan kawasan Sumur 7 pun mulai masuk tahap lanskap. Di sisi lain, perubahan desain pada area Lawang sesuai arahan Wali Kota Bogor telah mulai dikerjakan.
“Untuk Sumur 7, kami juga sudah action untuk lanskapnya. Kemudian untuk Lawang, perubahan yang diminta Pak Wali juga sudah kami jalankan,” tutur Aditya.
Material yang telah dicor di area Lawang saat ini mencapai sekitar 40 persen. Tahapan berikutnya akan dilanjutkan dengan penanaman pohon setelah material yang diperlukan tersedia.
Kerja hingga Subuh
Baca Juga: TKD dan DBH Dipangkas, DPRD Bogor Soroti Potensi Pajak Vila di Kawasan Puncak
Untuk mengejar target penyelesaian, tim pelaksana menerapkan pola kerja hingga malam bahkan subuh. Setelah proses pengecoran selesai, para pekerja beristirahat sekaligus mempersiapkan bekisting untuk tahapan pengecoran berikutnya.
“Setelah pengecoran selesai pagi atau subuh, dilanjutkan istirahat dan persiapan bekisting siang hari. Kemudian pengecoran kembali dilakukan malam hingga subuh,” jelas Aditya.
Meski bentuk trase jalan baru mulai terlihat dari bagian badan jalan yang telah dicor, ruas tersebut belum sepenuhnya dibuka untuk lalu lintas umum.
Baca Juga: Menko PMK Pratikno Ungkap Fokus Ratas Pendidikan Gratis di Istana
Tim masih melakukan berbagai tahapan pekerjaan sekaligus memastikan kualitas dan keamanan konstruksi sebelum jalan dapat digunakan masyarakat.
Dengan progres yang telah mencapai sekitar 70 persen per 23 September, pelaksana optimistis target revitalisasi Jalan Batutulis selesai pada 21 Oktober 2026 dapat dikejar.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga