Perilaku Menyimpang Kian Marak, Wakil Ketua DPRD Jabar Minta Perkuat Peran Ayah

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 14:34 WIB
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan saat berkunjung ke kantor Radar Bogor. Ia menyoroti perilaku menyimpang yang kini marak terjadi. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan saat berkunjung ke kantor Radar Bogor. Ia menyoroti perilaku menyimpang yang kini marak terjadi. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Perilaku menyimpang kian marak terjadi. Kondisi tersebut tidak boleh terus dibiarkan, sebab berdampak buruk pada kesehatan.

Hal itulah seperti yang diutarakan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan saat berkunjung ke Radar Bogor, Minggu 27 September 2026.

Iwan mengungkapkan fenomena perilaku menyimpang kini sudah menyasar ke sejumlah wilayah yang ada di Indonesia, termasuk Bogor.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam menjaga perilaku anak, remaja, hingga pemuda.

“Yang paling utama perilakunya baik, pikirannya baik, dan memahami bagaimana harus berperilaku sebagai seorang anak, remaja, maupun pemuda terhadap kesehatannya,” ujarnya.

Perkembangan media menjadi tantangan bagi anak-anak. Mereka akan sangat mudah mengakses berbagai informasi, hingga mencontoh perilaku yang ditemuinya.

Baca Juga: Serunya Festival Durian Taman Budaya Sentul City Bogor, Pedagang Lokal Kebanjiran Pembeli

Kondisi itu perlu diimbangi dengan edukasi dan pemahaman yang cukup. Apalagi anak berada dalam fase mencari jati diri. Mereka bisa mudah terpengaruh. 

“Kalau yang ditampilkan perilaku menyimpang yang mengakibatkan perubahan perilaku pada anak, ini yang kita khawatirkan. Tanpa edukasi, pemahaman, dan ilmu untuk menjaga diri, perubahan perilaku bisa terjadi,” jelasnya.

Karena itu, ia mendorong upaya pencegahan dilakukan sejak lingkungan keluarga. Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada anak mengenai cara menjaga diri dan tubuhnya.

Iwan juga menyinggung pentingnya peran ayah dalam keluarga. Menurutnya, sosok ayah perlu hadir untuk membangun komunikasi yang baik bersama anak.

“Ketidakhadiran sosok ayah (fatherless) bisa menjadi salah satu pintu masuk anak mencari figur pengganti di luar. Betapa pentingnya harmonisasi antara ayah, ibu, dan anak melalui komunikasi, curhat, dan saling mendengarkan,” katanya.

Ia menambahkan, pendekatan orang tua terhadap anak juga perlu disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Komunikasi secara persuasif dinilai penting agar anak memiliki ruang untuk bercerita dan menyampaikan persoalan yang dihadapinya.

Menurutnya, tantangan anak saat ini tidak hanya datang dari lingkungan sekitar, tetapi juga dari internet.

Baca Juga: SEEN Resmi Debut, Boy Group Asal Indonesia Rilis Dua Lagu Sekaligus

Karena itu, keluarga perlu menjadi tempat pertama bagi anak untuk mendapatkan pemahaman dan nilai-nilai yang baik.

“Jangan sampai anak mencari pelarian ke luar, ke internet, atau ke AI. Tantangan anak-anak di luar sana sangat besar, sehingga jika dibentengi dengan nilai-nilai baik dari orang tua dan agama, mereka bisa menangkal pengaruh negatif tersebut,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
perilaku menyimpang iwan setiawan DPRD Provinsi Jawa Barat