Wakil Ketua DPRD Jabar Soroti Peran Media di Tengah Banjir Hoaks

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 17:27 WIB
Wakil Ketua DPRD Jabar, Iwan Suryawan (kiri) berdialog dengan CEO Radar Bogor Nihrawati AS di Graha Pena, Minggu (27/9/2026).
Wakil Ketua DPRD Jabar, Iwan Suryawan (kiri) berdialog dengan CEO Radar Bogor Nihrawati AS di Graha Pena, Minggu (27/9/2026).

RADAR BOGOR - Arus informasi di media sosial, bergerak begitu cepat. 

Tapi, tidak semua informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya. 

Di tengah kondisi tersebut, media massa dinilai masih memiliki peran penting sebagai penyaring informasi sebelum sampai kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat (Jabar), Iwan Suryawan saat mengunjungi Graha Pena Radar Bogor, Minggu (27/9/2026).

Baca Juga: Tidak Masuk Skuad Timnas Indonesia, Marc Klok Tetap Sampaikan Hal Ini

Dalam kunjungan tersebut, Iwan menyoroti pentingnya keberadaan media dalam menjaga kualitas informasi yang diterima publik. 

Menurut dia, media memiliki fungsi sebagai filter terhadap informasi, terutama ketika kabar bohong atau hoaks mudah menyebar melalui berbagai platform digital.

“Fungsi media menjadi filter berita hoaks,” ujar Iwan yang juga Ketua DPW PKS Jabar kepada Radar Bogor.

Media Jadi Penyaring Informasi Publik

Iwan menilai, keberadaan media profesional tetap dibutuhkan di tengah derasnya arus informasi digital. 

Berbeda dengan media massa, informasi yang beredar di media sosial tidak selalu melalui proses pemeriksaan atau penyuntingan sebelum dikonsumsi masyarakat.

Karena itu, media diharapkan dapat terus menjalankan perannya dengan menghadirkan informasi yang telah melalui proses verifikasi dan memiliki konteks yang jelas.

Iwan juga menyampaikan, komunikasi antara DPRD Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berjalan dengan baik. 

Menurutnya, komunikasi yang terjalin menjadi bagian penting dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.

Radar Bogor Tekankan Independensi

Sementara itu, CEO Radar Bogor, Nihrawati AS menegaskan, pentingnya media menjaga independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurut Ira (sapaan Nihrawati), media tidak hanya dituntut menyampaikan informasi secara cepat, tetapi juga harus memastikan berita yang disajikan sesuai dengan fakta.

Baca Juga: Ayah Meninggal di Gunung Sindur Bogor, Anak 19 Tahun Diduga Terlibat

“Media menyajikan sesuai fakta,” katanya.

Ia menambahkan, informasi yang diberikan kepada masyarakat harus disampaikan secara utuh agar pembaca tidak menerima potongan informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

“Media harus independen dan memberikan informasi secara utuh,” ujarnya.

Tantangan Informasi di Era Media Sosial

Ira juga menyoroti, perbedaan antara media profesional dan media sosial dalam proses penyebaran informasi. 

Menurut dia, media sosial tidak memiliki mekanisme penyaringan informasi seperti yang diterapkan dalam kerja jurnalistik.

“Di medsos tak ada penyaring,” katanya.

Kondisi tersebut, membuat masyarakat perlu lebih kritis dalam menerima informasi yang beredar. 

Media profesional pun memiliki tanggung jawab, untuk menghadirkan berita yang telah diperiksa sehingga publik memperoleh informasi yang lebih utuh dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: KPM Bansos PKH BPNT Exclude Masih Bisa Daftar Ulang, Ini Persiapannya

Kunjungan Iwan Suryawan ke Graha Pena Radar Bogor, menjadi bagian dari komunikasi antara unsur legislatif dan media, sekaligus membahas peran media dalam menghadapi tantangan penyebaran informasi di era digital. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
bogor Iwan Suryawan media