Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemkot Bogor Genjot Perbaikan Jalan hingga Drainase

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:34 WIB
Rapat paripurna DPRD Kota Bogor bersama Pemkot Bogor dalam pembahasan dan persetujuan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Foto: Raissa Magang Radar Bogor
Rapat paripurna DPRD Kota Bogor bersama Pemkot Bogor dalam pembahasan dan persetujuan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Foto: Raissa Magang Radar Bogor

RADAR BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal mengarahkan anggaran dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 untuk memperkuat pembangunan infrastruktur dasar dan pelayanan masyarakat.

Sejumlah kebutuhan yang menjadi perhatian pada perubahan APBD meliputi perbaikan jalan lingkungan, pembangunan dan peningkatan drainase, penerangan jalan, hingga fasilitas umum di berbagai wilayah Kota Bogor.

Arah kebijakan tersebut disampaikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim setelah Pemkot Bogor bersama DPRD Kota Bogor menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD 2026 dalam rapat paripurna, Rabu, 30 September 2026.

Baca Juga: Sah! DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Penyesuaian anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan pendapatan daerah sekaligus kebutuhan belanja untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Dedie menjelaskan, perubahan APBD merupakan bagian dari proses perencanaan dan penganggaran daerah untuk menyesuaikan kondisi fiskal dengan kebutuhan pembangunan.

Menurutnya, penyusunan anggaran juga dilakukan dengan memperhatikan efektivitas dan efisiensi sehingga program prioritas tetap dapat dilaksanakan.

“Penyesuaian dilakukan secara cermat dan realistis agar anggaran dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat dan mempercepat pencapaian target pembangunan,” kata Dedie.

Baca Juga: Suyudi Ungkap Arah Baru Reformasi Polri

Jalan, Drainase hingga Fasilitas Umum Jadi Perhatian

Selain perbaikan jalan lingkungan dan drainase, belanja daerah dalam perubahan APBD juga diarahkan untuk pembangunan serta peningkatan fasilitas umum.

Penerangan jalan, taman, hingga sarana olahraga turut masuk dalam program yang mendapat perhatian. Berbagai kebutuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat perkotaan.

Di sektor kesehatan, Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. Programnya mencakup pembangunan fasilitas serta pengadaan alat kesehatan.

Baca Juga: Pelat Nomor Palsu Bisa Kelabui ETLE, Begini Modus yang Digunakan Pelaku

Pemkot juga memastikan penganggaran tetap memperhatikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan ketentuan belanja wajib atau mandatory spending.

Pengelolaan Sampah dan Sarana Pemadam Kebakaran

Bidang lingkungan dan persampahan juga menjadi salah satu perhatian dalam Perubahan APBD 2026.

Anggaran diarahkan untuk mendukung pengelolaan sampah, termasuk penyediaan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Selain itu, terdapat pula pengadaan peralatan untuk mendukung kebutuhan pemadam kebakaran.

Dedie menegaskan bahwa perubahan anggaran harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga: Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Masih Cair Awal Oktober 2026? Cek Rincian Saldo Masuk KKS

“Prinsipnya, setiap rupiah dalam anggaran harus dikelola secara efektif, efisien, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Kita ingin anggaran benar-benar hadir dalam bentuk pelayanan dan program yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Masih Menunggu Evaluasi Gubernur

Dalam penyusunan Perubahan APBD 2026, Pemkot Bogor turut memperhitungkan penyesuaian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025, perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pendapatan transfer.

Penyesuaian tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan belanja pelayanan dasar sekaligus pencapaian target pembangunan daerah.

Baca Juga: Suyudi Bicara Kritik Publik dan Masa Depan Reformasi Polri

Meski telah disepakati bersama DPRD Kota Bogor, proses penganggaran belum sepenuhnya selesai.

Raperda Perubahan APBD 2026 beserta Rancangan Peraturan Wali Kota tentang Penjabaran Perubahan APBD selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat untuk menjalani evaluasi sesuai ketentuan.

Setelah tahapan evaluasi tersebut selesai, Pemkot Bogor dapat melanjutkan proses penetapan peraturan daerah dan pelaksanaan program yang telah dianggarkan.

Dengan demikian, sejumlah program prioritas dalam Perubahan APBD 2026 masih menunggu tahapan administratif sebelum dapat direalisasikan di lapangan. (uma)

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
perubahan APBD bogor drainase perbaikan jalan