RADAR BOGOR - Penggunaan gawai di era modern saat ini, sudah jadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak muda.
Banyak anak muda yang kini lebih gemar bermain gawai ketimbang di tanah lapang. Aktivitas tersebut tidak boleh dianggap remeh.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena mengatakan penggunaan gawai secara berlebihan dapat mengancam kesehatan mata.
“Salah satu gangguan penglihatan yang banyak ditemukan pada anak dan remaja adalah mata minus,” jelas Erna pada Radar Bogor.
Mata minus adalah satu kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan melihat objek yang berada pada jarak jauh dengan jelas.
“Hal ini dapat memengaruhi aktivitas belajar, prestasi sekolah, serta kualitas hidup apabila tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik,” terang Erna.
Baca Juga: Satu Langkah Lagi! John Herdman Minta Timnas Indonesia Jangan Terlena Usai ke Final
Berdasarkan data yang dikantonginya, 11 ribu warga Kota Bogor terdeteksi alami gangguan penglihatan. Angkat ini diproleh dari hasil CKG Januari hingga Agustus.
“Kelainan refraksi menjadi salah satu temuan yang paling banyak, termasuk kondisi mata minus atau kesulitan melihat dengan jelas,” ucap Erna.
Meski gangguan penglihatan ini tidak tunggal hanya karena penggunaan gawai, namun penyakit ini bisa diantisipasi sejak dini.
Dinkes disebut Erna mendorong, orang tua, guru, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun kebiasaan yang mendukung kesehatan mata anak.
Orang tua mesti memberi batasan penggunaan gawai pada anak. Langkah ini bisa dilakukan dengan menerapkan rumus 20 kali 3.
“Yaitu setelah 20 menit melakukan aktivitas melihat dekat, arahkan pandangan ke objek sekitar 20 kaki atau sekitar 6 meter selama sedikitnya 20 detik,” beber Erna.
Pastikan anak menggunakan gawai dengan jarak pandang yang wajar dan posisi yang nyaman. Serta perhatikan pencahayaan saat bermain gawai.
“Perhatikan agar anak menggunakan kacamata sesuai resep tenaga kesehatan apabila telah didiagnosis mengalami kelainan refraksi,” ujar Erna.
Baca Juga: Ube Series Jadi Menu Baru Semeja Bogor, Ada Ube Matcha hingga Ube Latte untuk Teman Nongkrong
Erna berpandangan mata yang sehat mendukung anak-anak bahkan remaja sekalipun untuk belajar, bermain, dan berkembang secara optimal.
“Mari bersama menjaga kesehatan mata anak sejak dini agar generasi muda dapat tumbuh sehat, aktif, dan memiliki penglihatan yang optimal di era digital,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin