RADAR BOGOR - Karang Taruna Kota Bogor mengingatkan Kapolresta Bogor Kota yang baru Kombes Pol Adhitya Panji Anom agar memprioritaskan keamanan masyarakat terutama perlindungan generasi muda dari berbagai persoalan sosial.
Karang Taruna menilai keberhasilan kepemimpinan kepolisian tidak cukup diukur dari kegiatan seremonial maupun jumlah penindakan. Ukuran utamanya adalah dampak nyata yang dirasakan masyarakat melalui keamanan, keadilan, serta pelayanan yang cepat dan responsif.
“Kami menyambut baik kehadiran Kapolresta yang baru, tetapi ukuran keberhasilan seorang Kapolresta bukan pada meriahnya penyambutan, melainkan seberapa jauh masyarakat merasakan keamanan, keadilan, kecepatan pelayanan, dan kehadiran polisi di tengah persoalan warga,” ujar Wakil Ketua Bidang Karang Taruna Kota Bogor, Herdi Iskandar.
Baca Juga: Kapolri Suyudi Pernah Jadi Kapolres Bogor, Jaro Ade Soroti Kecamatan yang Belum Punya Polsek
Sejumlah persoalan yang berkaitan dengan generasi muda turut menjadi sorotan, di antaranya tawuran, penyalahgunaan narkoba, aksi geng motor, hingga kejahatan digital.
Karang Taruna mendorong Polresta Bogor Kota memperkuat langkah pencegahan sekaligus membangun komunikasi dengan komunitas dan organisasi kepemudaan. Pendekatan tersebut dinilai penting agar persoalan sosial tidak hanya ditangani setelah terjadi.
“Kami ingin Kapolresta baru hadir sebagai pemimpin keamanan kota yang mampu mendengar suara masyarakat, jangan sampai energi terlalu besar dihabiskan untuk seremoni, sementara persoalan anak muda, keamanan lingkungan, dan keresahan masyarakat belum mendapatkan ruang penyelesaian yang memadai,” tegas Herdi.
Selain itu, Karang Taruna mendorong peningkatan pelayanan kepolisian, terutama dalam merespons laporan masyarakat. Ruang dialog antara kepolisian dan warga juga dinilai perlu diperluas untuk mencari penyelesaian atas berbagai persoalan di lingkungan.
Karang Taruna Kota Bogor menyatakan siap berkolaborasi dengan Polresta Bogor Kota dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, di sisi lain, organisasi kepemudaan tersebut menegaskan tetap akan menjadi mitra kritis dalam mengawal kebijakan serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat.(ded)
Editor : Eka Rahmawati