Ratusan Kader GPI Berkumpul di Bogor, Milad ke-81 Dirangkai Sidang Dewan Organisasi

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:06 WIB
Milad ke-81 GPI dan Sidang Dewan Organisasi yang digelar di Kota Bogor.
Milad ke-81 GPI dan Sidang Dewan Organisasi yang digelar di Kota Bogor.

RADAR BOGOR — Ratusan kader dan pengurus Gerakan Pemuda Islam atau GPI dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Kota Bogor, dalam rangka memperingati Milad ke-81 sekaligus mengikuti Sidang Dewan Organisasi (SDO), Jumat 2 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan dalam rangka Milad ke-81 GPI tersebut dipusatkan di Gedung Kodim 0606 Kota Bogor.

Selain menjadi momentum memperingati perjalanan panjang organisasi, kegiatan ini juga menjadi forum konsolidasi yang mempertemukan jajaran pengurus dan kader GPI dari berbagai wilayah.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya Dr. Agust Jovan Latuconsina, M.Si. (Han.), Sekretaris Dewan Penasihat PP GPI sekaligus Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Hadir pula Wali Kota Bogor Dr. Ir. Dedie A. Rachim, M.A., Wakil Ketua Dewan Syuro PP GPI KH. Sayyid Hamidan, Lc., Komandan Kodim 0606 Kota Bogor Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I.

Serta Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM.

Baca Juga: Hwang Minhyun Siap Comeback Solo, Rilis Digital Single OUR 7 Oktober

Jajaran Pimpinan Pusat GPI juga hadir dalam agenda tersebut. Di antaranya Ketua Umum PP GPI Khoirul Amin, S.H., M.H., Sekretaris Jenderal PP GPI Fery Dermawan, S.H., bersama pengurus Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Daerah GPI dari berbagai wilayah Indonesia.

Kehadiran para tokoh tersebut melengkapi rangkaian Milad ke-81 GPI sekaligus Sidang Dewan Organisasi yang menjadi salah satu forum penting bagi organisasi dalam melakukan konsolidasi.

Milad GPI Jadi Momentum Refleksi

Sekretaris Dewan Penasihat PP GPI sekaligus Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Dr. Agust Jovan Latuconsina, M.Si. (Han.), turut menyampaikan sambutan pada pembukaan kegiatan.

Agust Jovan juga secara resmi membuka rangkaian peringatan Milad ke-81 dan Sidang Dewan Organisasi GPI.

Menurutnya, peringatan milad tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan melakukan refleksi terhadap berbagai dinamika yang dihadapi GPI serta tantangan pemuda Islam di tengah perkembangan sosial dan pembangunan nasional.

Pembukaan tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian agenda organisasi yang diikuti kader dan pengurus GPI dari sejumlah daerah di Indonesia.

Dedie Apresiasi GPI Pilih Kota Bogor

Wali Kota Bogor Dr. Ir. Dedie A. Rachim, M.A., dalam sambutannya mengapresiasi keputusan GPI yang memilih Kota Bogor sebagai lokasi penyelenggaraan Milad ke-81 dan Sidang Dewan Organisasi.

Dedie menyambut kehadiran ratusan kader GPI yang datang dari berbagai daerah.

Ia berharap pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif terhadap penguatan peran generasi muda.

Menurut Dedie, GPI sebagai organisasi pemuda Islam yang telah melewati perjalanan panjang memiliki peran dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas, mempunyai kapasitas kepemimpinan, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.

Baca Juga: Tiga Wilayah Cairkan PKH dan BPNT, Bansos Tahap 4 atau Tahap 3 Susulan? 

Organisasi kepemudaan, lanjutnya, memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Peran tersebut dapat dilakukan melalui proses kaderisasi, pendidikan, pengabdian, maupun berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Penguatan Peran Pemuda Islam

Wakil Ketua Dewan Syuro PP GPI KH. Sayyid Hamidan, Lc., juga memberikan sambutan dalam rangkaian Milad ke-81 dan SDO.

Kehadiran Dewan Syuro menjadi bagian dari penguatan nilai-nilai keumatan dalam perjalanan organisasi.

Peringatan Milad ke-81 sekaligus menjadi ruang bagi kader GPI untuk melihat kembali perjalanan perjuangan organisasi dan memastikan nilai-nilai tersebut tetap relevan dalam menghadapi perkembangan zaman.

Peran pemuda Islam, khususnya kader GPI, diharapkan terus diperkuat melalui peningkatan keilmuan, kaderisasi, dakwah serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

BAZNAS Dorong Kader GPI Perkuat Ekosistem Zakat

Selain tokoh organisasi dan pemerintahan, kegiatan tersebut juga dihadiri Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM.

Dalam kesempatan tersebut, Rizaludin menekankan pentingnya menempatkan zakat tidak sebatas sebagai kewajiban keagamaan.

Menurutnya, zakat juga memiliki fungsi sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat sekaligus bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan.

Ia mendorong kader GPI untuk terlibat dalam penguatan ekosistem zakat. Peran tersebut dapat dilakukan melalui dakwah, edukasi, peningkatan literasi zakat, penghimpunan hingga program pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Bansos BPNT Cair Awal Oktober 2026, Cek Saldo KKS Segera

"Zakat bukan sekadar kewajiban keagamaan, melainkan instrumen strategis untuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegas pimpinan BAZNAS RI.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memperkuat gerakan zakat di tengah masyarakat.

"Kader GPI harus mengambil peran aktif dalam memperkuat ekosistem zakat mulai dari dakwah, edukasi, literasi, hingga penghimpunan dan pemberdayaan masyarakat," pungkasnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
GPI kota bogor milad