RADAR BOGOR – Upaya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kota Bogor, Mulyani, S. Hum.
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadirannya dalam kegiatan skrining kanker serviks gratis menggunakan metode HPV DNA Co-Testing IVA di Kelurahan Pasir Kuda, Kota Bogor, Sabtu 10 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Mulyani turut membuka seremoni pelaksanaan gerakan PERDA-DIS (Perempuan Sadar Diri untuk Sehat).
Program ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong perempuan lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya melalui edukasi dan pemeriksaan medis sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan PKK Kelurahan Pasir Kuda, Puskesmas Pancasan, serta pihak Kelurahan Pasir Kuda.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi kesehatan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan pemeriksaan yang tersedia.
Baca Juga: BAIC T1 Mobil Listrik Rp379 Juta, Nyaman Dikendarai tapi Fiturnya Minim
Mulyani mengapresiasi inisiatif tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya perempuan.
Menurutnya, penyelenggaraan edukasi yang disertai akses pemeriksaan kesehatan merupakan langkah penting untuk menumbuhkan kesadaran mengenai pencegahan dan deteksi dini penyakit.
“Saya mengapresiasi kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat ini. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan perempuan," tuturnya.
"Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses informasi dan pelayanan kesehatan,” ujar Mulyani.
Ia turut mengimbau perempuan yang memenuhi kriteria pemeriksaan agar memanfaatkan program skrining tersebut.
Menurutnya, menjaga kesehatan tidak seharusnya dilakukan hanya ketika tubuh mulai merasakan keluhan, tetapi perlu menjadi kebiasaan yang dibangun sejak dini.
“Jangan menunggu sampai muncul keluhan baru kita peduli terhadap kesehatan. Kalau ada kesempatan untuk melakukan pemeriksaan, mari kita manfaatkan dengan baik sesuai anjuran tenaga kesehatan. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, kita bisa segera berkonsultasi dan menentukan langkah penanganan yang tepat,” ungkapnya.
Sebagai bentuk perhatian sekaligus apresiasi kepada warga yang telah berpartisipasi, Mulyani memberikan minyak goreng masing-masing sebanyak satu liter kepada warga yang menjalani pemeriksaan.
Pemberian tersebut menjadi bentuk dukungan sederhana untuk menyemangati masyarakat agar semakin memperhatikan kesehatan diri maupun keluarga.
Lebih lanjut, Mulyani menilai perempuan mempunyai posisi strategis dalam mewujudkan keluarga sehat dan masyarakat yang kuat.
Baca Juga: Cut The Crab Cikajang, Rekomendasi Restoran Seafood di Senopati dengan Aneka Saus
Peran perempuan tidak hanya penting dalam kehidupan rumah tangga, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter generasi penerus dan masa depan bangsa.
Perempuan adalah pilar keluarga sekaligus bagian penting dari kekuatan bangsa. Karena itu, perempuan perlu sehat, kuat, dan berdaya agar dapat menjalankan berbagai perannya dengan baik.
"Jangan sampai kita terlalu sibuk mengurus keluarga dan orang lain, tetapi justru melupakan kesehatan diri sendiri,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan skrining kanker serviks gratis tersebut dapat mendorong terbentuknya kebiasaan positif di tengah masyarakat, terutama dalam memperhatikan kondisi kesehatan secara berkala.
Baginya, menjaga kesehatan diri merupakan bagian dari tanggung jawab untuk melindungi keluarga sekaligus mempersiapkan masa depan generasi berikutnya.
Perempuan yang peduli terhadap kesehatannya sedang berikhtiar menjaga dirinya, keluarganya, dan masa depan generasi berikutnya.
"Ketika kita mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, kita memiliki kesempatan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis dan mengambil langkah yang diperlukan," ujarnya.
"Mari kita saling mengingatkan dan mendukung agar semakin banyak perempuan yang peduli terhadap kesehatannya,” tambah Mulyani.
Selain meningkatkan kesadaran individu, Mulyani menegaskan bahwa upaya memperluas edukasi kesehatan perempuan membutuhkan dukungan berbagai pihak.
Pemerintah, tenaga kesehatan, kader PKK, kader Posyandu, serta masyarakat perlu memperkuat sinergi agar informasi kesehatan dapat menjangkau lebih banyak warga.
Baca Juga: BRI Tawarkan SBR015 dengan Kupon Mulai 6,75 Persen, Simak Cara Beli Lewat BRImo
Menurutnya, kolaborasi yang berkelanjutan akan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia.
Dengan begitu, semakin banyak perempuan yang memiliki kesempatan untuk mendapatkan informasi dan pemeriksaan sesuai kebutuhan medisnya.
Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya. Ketika pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat bergerak bersama, upaya menjaga kesehatan akan semakin kuat.
"Mari kita jadikan kepedulian terhadap kesehatan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Melalui gerakan PERDA-DIS dan pelaksanaan skrining kanker serviks di Kelurahan Pasir Kuda, kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini diharapkan semakin meningkat. (***)
Editor : Yosep Awaludin