RADAR BOGOR – Kota Bogor diguncang dua gempa bumi dalam waktu berdekatan pada Kamis, 15 Oktober 2026. Jarak waktu antara gempa pertama dan kedua hanya sekitar sembilan menit. Informasi itu berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Menurut BMKG, gempa bumi di Kota Bogor pertama tercatat terjadi sekitar pukul 17.48 WIB dengan kekuatan 3,5 Magnitudo.
Gempa bumi tersebut berpusat di koordinat 6,77 Lintang Selatan (LS) dan 106,60 Bujur Timur (BT) atau sekitar 25 kilometer di utara Kabupaten Sukabumi. Gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.
Baca Juga: BRI Perkuat KDKMP, Dorong Ekonomi Desa dan Akses Keuangan Masyarakat
“Gempa berpusat di 6.77 LS - 106.60 BT (25 km Utara Kabupaten Sukabumi) dan berada di kedalaman 10 km,” tulis informasi resmi BMKG.
Tak lama berselang, gempa kembali terjadi di wilayah Bogor. BMKG mencatat gempa kedua memiliki kekuatan lebih besar, yakni 4,1 Magnitudo.
Gempa kedua disebut terjadi sekitar pukul 17.52 WIB, dengan lokasi episentrum di koordinat 6,73 LS dan 106,61 BT.
“Gempa berkekuatan 4,1 Magnitudo, ini terjadi sekira pukul 17:52 WIB,” kata BMKG saat dikonfirmasi Radar Bogor, Kamis, 15 Oktober 2026.
Gempa tersebut berada sekitar 25 kilometer barat daya Kota Bogor, Jawa Barat, dengan kedalaman sekitar 5 kilometer.
Baca Juga: Shifa Celluler Bukan Sekadar Agen BRILink, Bantu Lansia di Binjai Akses Layanan Keuangan
Dengan demikian, dua gempa tersebut terjadi dalam rentang waktu yang sangat berdekatan, dengan gempa kedua memiliki kekuatan lebih besar dan kedalaman lebih dangkal.
Data Gempa Masih Bisa Berubah
BMKG mengingatkan bahwa informasi awal gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat.
Karena itu, data mengenai lokasi, magnitudo maupun parameter gempa masih dapat mengalami perubahan setelah proses pengolahan data lebih lanjut.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” pungkas BMKG.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga