RADAR BOGOR – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Minggu 18 Oktober 2026 dini hari.
Seorang sopir berinisial W terjepit di balik kemudi setelah mobil yang dikendarainya menabrak truk di depannya.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor pun dikerahkan untuk mengevakuasi korban.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bogor, M Ade Nugraha, mengatakan laporan kecelakaan tersebut diterima petugas sekitar pukul 03.34 WIB.
Saat kejadian, korban tengah mengemudikan mobil pengangkut minyak jelantah untuk mengantarkan muatannya ke sebuah gudang.
Namun, ketika melintasi Jalan Sholeh Iskandar atau yang dikenal sebagai Jalan Solis, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
Baca Juga: Mau jadi Agen Perlinsos biar Bisa Daftarkan Penerima Bansos? Cek Penjelasannya
Mobil yang dikemudikan W kemudian menghantam truk yang berada di depannya.
Benturan keras membuat bagian depan kendaraan mengalami kerusakan dan menyebabkan sopir terjepit di area kemudi.
“Akibat benturan tersebut, pengemudi mengalami kondisi terjepit di bagian depan kendaraan, tepatnya pada area setir,” jelas Ade dalam keterangannya.
Damkar Kota Bogor Bobol Pintu Mobil untuk Evakuasi Korban
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Damkar Kota Bogor segera menuju lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.
Petugas menggunakan peralatan khusus guna membuka pintu mobil yang rusak dan membebaskan korban dari posisi terjepit.
Kondisi kendaraan memperlihatkan kerusakan cukup parah pada bagian depan. Kaca depan mobil tampak pecah, sedangkan bumper mengalami kerusakan akibat benturan dengan truk.
Di balik kemudi, korban terlihat dalam kondisi lemas dan tidak bisa keluar dari kendaraan secara mandiri.
Petugas kemudian melakukan penanganan agar W dapat dievakuasi dari ruang kemudi yang terhimpit bagian kendaraan.
“Ya saat menerima laporan, petugas melakukan penanganan untuk mengevakuasi korban yang terjepit akibat kecelakaan tersebut,” jelas Ade.
Beruntung, proses penyelamatan berhasil dilakukan sehingga korban dapat dibebaskan dari posisi terjepit.
Baca Juga: BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA UNAIR, Perkuat Literasi Keuangan Digital Mahasiswa
Damkar Imbau Pengemudi Tidak Memaksakan Diri Saat Mengantuk
Menyikapi kejadian tersebut, Ade mengingatkan para pengendara agar selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan, terutama saat berkendara pada dini hari ketika rasa kantuk dapat mengganggu konsentrasi.
Pengemudi diminta tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila mulai merasa lelah atau mengantuk.
Beristirahat di lokasi yang aman menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
“Beristirahatlah di tempat yang aman sebelum melanjutkan perjalanan demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin