RADAR BOGOR - Udang olahan dapat dimakan oleh anak-anak setiap hari sebagai makanan utama atau camilan bergizi.
Selain rasanya yang luar biasa, berbagai olahan udang ini mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan buah hati Bunda.
Mulai dari sup, dimsum, siomay, hingga tempura, ada banyak olahan udang untuk anak yang pasti disukai Si Kecil.
Ketika buah hati mogok makan atau GTM, aneka olahan udang ini bisa menjadi menu alternatif. Selain itu, cara mengolahnya terlihat mudah, Bunda.
Banyak Resep Udang untuk Anak yang Menyehatkan
Dengan 100 gram udang, ada lebih dari 20 gram protein, yang memenuhi kebutuhan protein 20 gram anak batita setiap hari.
Protein membantu tubuh anak memproduksi energi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menambah berat badan dan tinggi badan, memperkuat tulang, dan mencegah stunting.
Untuk membuat udang lebih nikmat dan disukai Si Kecil dan membuatnya tidak bosan dan lebih tertarik untuk makan, Bunda bisa membuatnya menjadi variasi olahan udang berikut:
1. Dibuat sup
Semua anak suka sup, mulai dari ayam, ikan, daging, bakso, hingga udang. Itu juga terbilang mudah untuk dibuat.
Ada banyak air yang harus digunakan untuk merebus udang, kentang, wortel, kol, dan tomat sampai semuanya matang.
Baca Juga: Pengamat Transportasi Sarankan Pemkab Bogor Tambah Rute Angkutan Umum Baru ke Kawasan Puncak
Untuk membuat sup lebih wangi, Bunda bisa menambahkan irisan bawang goreng atau daun bawang. Makanan seperti sup udang mengandung karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral.
Sup udang dengan berbagai sayuran dapat membantu kesehatan saluran cerna anak dan mencegah mereka dehidrasi, terutama saat mereka sakit.
2. Dibikin Bakso
Olahan udang untuk anak selanjutnya adalah bakso udang. Untuk membuat bakso udang, Bunda perlu menggiling udang dengan berbagai bahan lainnya, seperti tepung sagu, merica, bawang merah, bawang putih, dan telur.
Selanjutnya, bentuk adonan sesuai selera dan rebus dalam air panas sampai matang, lalu tiriskan. Untuk membuat bakso udang lebih nikmat, rebus dengan kuah kaldu dan sajikan dengan mi kuning, bihun, atau sawi hijau.
Seporsi bakso udang mengandung nutrisi makro dan mikro yang membuat Si Kecil merasa lebih bertenaga, yang memungkinkannya bermain dan beraktivitas dengan bebas.
3. Dim sum
Dim sum adalah olahan udang untuk anak yang lezat. Untuk membuatnya, bunda harus menghaluskan daging udang, kemudian tambahkan telur yang sudah dikocok, tepung maizena, irisan daun bawang, bawang merah, bawang putih, merica, minyak wijen, saus tiram, dan penyedap rasa.
Masukkan adonan ke dalam kulit dim sum yang tersedia di toko atau pasar. Bentuknya sesuai selera Anda, lalu tambahkan irisan jamur, parutan keju, atau wortel di atasnya.
Selanjutnya, kukus udang dim sum sampai matang. Biarkan dingin sebelum diberikan kepada Si Kecil, Bunda.
Disebabkan oleh kandungan protein, lemak, karbohidrat, dan vitamin dan mineral yang terkandung dalam dim sum udang, itu adalah camilan yang sehat dan ideal untuk anak-anak Anda, Bun.
4. Siomai
Siomai adalah olahan udang berikutnya. Dim sum dibuat dengan bahan yang sama, tetapi siomai lebih kenyal daripada dim sum.
Bunda bisa membuat siomai udang dengan telur rebus, kol kukus, atau kentang. Kentang berfungsi sebagai sumber karbohidrat, dan kol berfungsi sebagai sumber serat, dan siomai udang berfungsi sebagai sumber protein.
5. Tempura
Untuk membuat udang menjadi tempura, Bunda hanya perlu membalut udang dengan tepung, kemudian tambahkan telur, air, dan bumbu penyedap. Kemudian goreng balutan udang.
Bisa menjadi camilan yang sehat untuk anak-anak, tempura udang bisa dibuat dengan lauk seperti tahu, tempe, telur, sayur-sayuran, dan buah-buahan.
Selain itu, Bunda dapat mengubah tempura ini menjadi menu untuk bekal makanan anak atau bento yang dapat dibawa ke sekolah. Karena bentuknya yang menarik, pasti Si Kecil akan menyantapnya dengan senang hati.
6. Bola-bola udang
Cara pembuatan bola-bola udang dan bakso udang sama, tetapi bola-bola udang tidak memerlukan es batu saat membuat adonan, sedangkan bakso udang memerlukan es batu agar teksturnya lebih empuk dan kenyal.
Selain itu, bola-bola udang dapat direbus dengan kuah kaldu atau dibuat menjadi sup dengan wortel, brokoli, kentang, jagung, dan telur puyuh. Kombinasi bahan-bahan ini memungkinkan bola-bola udang memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil.
7. Capcay
Jika Bunda ingin membuat olahan udang yang mudah dan cepat untuk anak-anak, coba membuat capcay udang.
Capcay udang adalah hidangan yang dibuat dengan menumis udang dan berbagai sayuran, seperti kembang kol, wortel, sawi hijau, sawi putih, dan jagung putren.
Untuk membantu Si Kecil menghindari sakit, berbagai sayuran capcay dapat meningkatkan kekebalan tubuhnya. Capcay udang dapat dimakan bersama lauk lain seperti tahu, tempe, atau ayam goreng.
Bunda dapat membuat berbagai olahan udang untuk anak di atas dengan sayuran favorit Si Kecil. Jangan menambahkan terlalu banyak micin atau MSG saat membuatnya. Ini karena daging udang sendiri memiliki rasa gurih yang akan menambah rasa pada makanan Anda.
Meskipun udang penuh nutrisi dan baik untuk kesehatan Si Kecil, beberapa anak mungkin mengalami alergi terhadap udang. Untuk alasan ini, cobalah untuk memberikannya sedikit terlebih dahulu sambil mengamati reaksi buah hati.
Segera berhenti memberi makan Si Kecil udang dan bawa dia ke dokter untuk diperiksa dan diobati jika dia mengalami gejala seperti gatal, mual, muntah, sakit perut, pusing, dan pembengkakan di wajah atau mulutnya. (***)
Editor : Yosep Awaludin