RADAR BOGOR - Cemilan murah, enak, bergizi, saat ini banyak dicari orang. Apalagi kalau masuk musim penghujan, ngemil menjadi rutinitas yang gak bisa ditinggalkan begitu saja.
Kalau kamu warga Bogor, cobain cemilan murah tapi nggak murahan. Bahkan, kamu bisa menikmatinya sebagai lauk, disandingkan dengan sepiring nasi dan sambal.
Cemilan murah tersebut bernama turtok terbuat dari dengkul ayam yang dimarinasi terlebih dahulu pakai bumbu, rempah rahasia. Setelah itu dibalur sempurna pakai tepung buatan sendiri.
Menurut hasil pantauan Radar Bogor dalam postingan kanal YouTube KUBILER tayang pada 2 September 2024, cemilan tersebut benar-benar enak, gurih, kriuk kres, satu porsi saja nggak cukup.
Cemilan khas Bogor tersebut sebenarnya sudah ada sejak 20 tahun, jualnya hanya di sebuah warung kecil, dekat pegunungan. Tapi setiap hari bisa menghabiskan 10 kg dengkul ayam.
Padahal warungnya sederhana banget, semua bahan, bumbu diolah sendiri alias homemade, tapi setiap kali selesai menggoreng langsung ada yang beli.
Cemilan hidden gem tersebut lokasinya ada di Jalan Prada Abdullah, Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.
Penjual menjual dengkul ayam krispi tersebut seharga Rp5.000 per porsi, yang mana isinya ada 4 pcs.
Setiap satu porsi turtok, selalu dikasih tambahan cabe rawit, saus sambal yang rasanya beda dari kebanyakan.
Saat cemilan dicocol ke sambal, rasanya benar-benar nge blend, pedas, asin, gurih menyatu, bisa habisin sepiring nasi.
Setiap gigitan langsung terasa kres, kriuknya pas banget. Ibaratnya tepung sangat garing di luar, tapi dalamnya tetap lembut, jadi merasuk ke bagian daging maupun tulang muda. Sebaiknya kamu segera mengkonsumsi selagi masih hangat.
Warung cemilan ini sebenarnya menjual tahu goreng krispi juga. Soal rasa lagi-lagi tiada tandingan, apalagi bumbu pedasnya, bikin kamu pengen nambah lagi.
Sebagai tambahan informasi, warung hidden gem yang jual menu utama turtok ini punya jam operasional sendiri. Buka dari 11 siang sampai 5 sore, setiap hari berjualan.
Yuk buruan nyobain cemilan sehat yang terjangkau semua kalangan, selalu ngangenin, gurihnya bikin lidah gak berhenti menikmati. (***)
Editor : Yosep Awaludin