RADAR BOGOR - Mie Saroja Bogor sampai sekarang masih banyak peminatnya. Selain murah, bumbu gak pelit, topping bukan hanya sawi hijau, tekstur bakmi lembut, aman dikonsumsi, tanpa bahan pengawet dan lainnya.
Mie Saroja Bogor ini salah satu bakmi legendaris yang mulai jualan sejak tahun 1970-an.
Pemiliknya sangat konsisten menjaga kualitas dari Mie Saroja Bogor, bahkan proses pembuatannya masih memakai bambu andong.
Usut punya usut Mie Saroja Bogor yang homemade banget itu memang tidak pernah merubah apapun, mulai dari prosesnya, bumbu dan topping. Sehingga benar-benar otentik sampai sekarang.
Menurut hasil pantauan Radar Bogor dalam postingan kanal YouTube Langsung Laper, tayang pada 30 Desember 2023, usaha kuliner lokal ini ternyata sistemnya turun-temurun.
Makannya cita rasa memang tidak ada yang menyamai. Kelezatan dari satu porsi bakmi goreng seharga Rp 23.000 ini terletak pada bumbu racikannya.
Pemilik Mie Saroja Bogor ini mengakui sering sekali bumbu ditawar ratusan juta rupiah sejak zaman ayahnya berjualan tapi tetap ditolak.
Bagaimanapun juga bumbu tersebut merupakan ciri khas mie legendaris ini yang bikin pembeli ketagihan, bahkan pelanggan setia tidak hanya berasal dari wilayah Bogor saja. Ada Jakarta, Tangerang sampai luar pulau.
Jadi saat mereka berada di Bogor, biasanya auto mampir di warung kaki lima Mie Saroja berlokasi di Jalan Cimanggu Barata, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Meskipun jualannya hanya pakai gerobak, di pinggir jalan, tapi soal rasa dan porsi nggak kalah dari warung bukan kaki lima.
Bayangin saja, buka mulai pukul 16.00 Wib, gak pakai lama, pukul 18.00 Wib auto tutup, karena sold out.
Secara keseluruhan bakmi ini proses memasaknya sama seperti umumnya, namun toppingnya nggak melulu sawi hijau serta telur, namun ada taburan tambahan yang beda dari menu mie goreng lain.
Penjual Mie Saroja Bogor menambahkan topping bakso, kikil maupun krecek, dimasak jadi satu pakai bumbu rahasia, sambal satu sendok sayur besar (sesuai selera), kaldu, minyak, gula, garam, kecap dan lain-lain.
Khusus item kecap, mereka memakai merk asli Bogor yang sudah ada sejak tahun 1970-an, yakni cap Zebra. Sehingga cita rasa semakin otentik, seolah nostalgia di era tersebut.***
Editor : Alpin.