RADAR BOGOR - Sekarang sudah masuk musim penghujan, kondisi cuaca tidak menentu. Supaya badan tetap hangat lebih baik makan dan minum yang mengandung rempah.
Salah satu contohnya ada di menu andalan Bakso Keling Mas Min Solo.
Bakso Keling Mas Min Solo beda dari kebanyakan, selain bikin perut kenyang, badan juga sehat, karena mereka memakai kuah dari dua belas rempah asli Nusantara.
Meskipun tetap tersedia kuah bening versi originalnya.
Bakso Keling Mas Min Solo ini termasuk kuliner unik, bahkan satu-satunya di Bogor. Selain tentang tekstur maupun rasa, bahan dasar dari baksonya termasuk suatu inovasi dalam bidang makanan.
Pengelola Bakso Keling Mas Min Solo membuat gebrakan baru saat pengolahan menjadi bakso, dengan ditambahkan ketan hitam.
Bahan tersebut ditambahkan untuk memberikan cita rasa lebih gurih, warna berbeda yakni hitam, tanpa mengurangi keaslian rasa dari daging sapi sebagai bahan utama.
Jadi setiap satu gigitan itu benar-benar terasa gurih daging sapi, tapi ada esensi ketan hitamnya juga, nggak jomplang, namun nge blend sempurna.
Ketika sobat Radar Bogor makan sampai habis sangat nikmat di lidah.
Apalagi pakai kuah rempah yang berasal dari dua belas jenis, bikin hangat tenggorokan dan badan.
Khusus kuah bukan original itu awalnya dipisah. Ketika akan disajikan, kuah bening dicampur dengan racikan dua belas rempah. Jadi hasil akhirnya benar-benar terasa fresh banget.
Kedai Bakso Keling sendiri menyediakan berbagai varian mulai original, bakso hitam, bakso tulang rangu, mie ayam dan lain-lain.
Dari sekian varian yang tersedia, paling direkomendasikan yaitu bakso keling brutal, bakso brutal, urat brutal dan keling tulang rangu.
Nah untuk menu dengan tambahan tulang rangu sebaiknya dipilih karena ukuran tulangnya besar, tidak keras alias empuk, rasanya gurih.
Perlu diketahui juga bahwa Bakso Keling Mas Min Solo yang ada di Jalan Raya Bondongan (depan Taman Makam Pahlawan) ini merupakan cabang kelima loh.
Pusatnya malah ada di daerah Pamulang.
Tapi pelanggannya membludak, bukan hanya warga Bogor saja, luar kota juga banyak, seperti Jakarta, Bandung dan kota-kota lainnya.***
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim