RADAR BOGOR - Korea Selatan merupakan negara yang terkenal dengan industri K-pop dan dramanya. Banyak penggemar dari berbagai belahan dunia yang menggemarinya.
Di Indonesia sendiri, pengaruh budaya Korea Selatan semakin meluas, tidak hanya dalam musik dan film, tetapi juga pada tren fashion, kecantikan, hingga kuliner.
Salah satu daya tarik yang paling diminati adalah kuliner khas Korea Selatan yang unik dan kaya rasa. Mulai dari hidangan populer seperti kimchi, tteokbokki, hingga ayam goreng ala Korea, semuanya mampu memikat lidah pecinta kuliner Indonesia.
Fenomena ini mendorong munculnya berbagai restoran dan kafe bertema Korea di berbagai kota, termasuk di Bogor. Pocha 1988, yang berlokasi di area Pakansari, Bogor, menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pecinta kuliner Korea.
Dengan suasana yang terinspirasi dari pojangmacha atau tenda-tenda makanan khas Korea, tempat ini menawarkan pengalaman kuliner yang autentik.
Sebagai salah satu dari sembilan cabang Pocha 1988 yang tersebar di Indonesia, cabang Pakansari melengkapi jaringan restoran yang juga hadir di lokasi populer lainnya seperti Kemang, Samarinda, Serpong, Kuningan, Sunset Avenue, Pontianak, dan Rooftop (Jakarta Pusat).
Lokasi-lokasi ini sama-sama membawa nuansa Korea yang autentik bagi para penggemar kuliner di Indonesia. Keunikan Pocha 1988 tidak hanya terletak pada dekorasi dan atmosfernya, tetapi juga pada keaslian rasa makanannya.
Pemilik Pocha 1988, yang merupakan warga asli Korea, memberikan perhatian khusus pada setiap menu yang disajikan. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan yang ingin mencicipi cita rasa autentik hidangan Korea tanpa harus pergi jauh-jauh ke Negeri Ginseng.
“Kalau untuk konsisten rasa sih kita usahakan terus rasanya akan terus sama teruskan supaya costumer juga kita biar sesama lidah Indonesia biar nyatu gitu biar semuanya bisa ngerasain makanan Korea,” ucap Efrin Apriyani, selaku manajer Pocha 1988 Pakansari Bogor.
Selain keaslian rasa, porsi makanan di Pocha 1988 juga menjadi salah satu alasan pelanggan betah datang kembali.
“Cocok buat sharing, bukan buat sendiri karena porsinya banyak. Menunya enak apalagi yang Jjampongtang, yang ada seafood-seafoodnya. Pelayanannya juga bagus, ramah. Konsepnya juga bagus, ala-ala Korea,” kata Putri Aisah, salah satu pelanggan Pocha 1988.
Menu andalan seperti 1988 Haemul Hanpan, Bomb Cheese Dakgalbi Hanpan, 1988 Topokki Hanpan dan Jjampongtang sering menjadi pilihan utama para pelanggan.
Ditambah lagi, variasi minuman khas Korea Selatan seperti Soju Halal, Teh Jagung dan 1988 Makgeolli menambah kesan autentik saat bersantap di sini.
Dengan harga yang terjangkau dan porsi yang pas untuk berbagi, Pocha 1988 berhasil menarik perhatian tidak hanya dari warga Bogor, tetapi juga dari berbagai kota di sekitarnya.
Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi makan seperti di Korea, Pocha 1988 adalah tempat yang wajib dikunjungi.
Suasananya yang hangat, rasa makanannya yang autentik, serta keramahan staff-nya akan membuat Anda seolah berada di tengah-tengah Pojangmacha di Seoul. (***)
Penulis:
1. Nadya Hera Septiawati 044122076 (Universitas Pakuan)
2. Najwa Khoerurrahmah 044122411 (Universitas Pakuan)