RADAR BOGOR - Jika Anda pecinta kuliner tradisional, Nasi Uduk Kaum 58 di Bogor wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda.
Tempat makan Nasi Uduk Kaum 58 ini bukan sekadar menyajikan hidangan khas Indonesia, tetapi juga membawa cerita sejarah panjang yang dimulai sejak tahun 1890.
Tidak heran jika Nasi Uduk Kaum 58 dianggap sebagai salah satu warisan kuliner legendaris di Kota Hujan.
Dikutip dari Youtube trik laksono, Nasi Uduk Kaum 58 berlokasi di daerah Empang, dekat Masjid At-Thohiriyah dan Rumah Sakit UMMI.
Jika Anda datang dari Kebun Raya Bogor, cukup cari gang kecil di sisi kiri jalan, dan Anda akan menemukannya.
Tempat ini sangat sederhana, namun selalu ramai pengunjung, bukti betapa terkenalnya kuliner yang satu ini.
Salah satu keistimewaan Nasi Uduk Kaum 58 adalah lauk-pauk yang sangat bervariasi.
Anda bisa menemukan pepes oncom hitam, pepes tahu oncom merah, telur ikan kakap, bunga pepaya, hingga jengkol.
Tidak hanya itu, ada juga lauk khas seperti kuah muda (kluwek muda) yang biasanya digunakan untuk rawon, sambal kacang, teri, tempe, dan masih banyak lagi.
Semua disajikan secara prasmanan, sehingga Anda bisa memilih lauk sesuai selera.
Ketika mencicipi nasi uduknya, Anda akan langsung merasakan tekstur lembut dan aroma harum yang menggugah selera.
Rasanya mengingatkan pada nasi kuning tumpeng yang khas dengan rempah-rempahnya.
Bahkan tanpa lauk sekalipun, nasi uduk ini sudah sangat lezat.
Tak kalah istimewa adalah bumbu kacang yang kental dan sambal kacang pedas manis yang melengkapi hidangan.
Kombinasi rasa gurih, pedas, dan sedikit pahit dari bunga pepaya menciptakan harmoni rasa yang unik dan memikat.
Dengan harga yang ramah di kantong, sekitar Rp19 ribu per porsi, Anda sudah bisa menikmati nasi uduk lengkap dengan lauk dan sambal.
Tempat ini buka dari pagi hingga malam, tepatnya dari pukul 07.00-21.00 WIB, sehingga Anda punya waktu yang fleksibel untuk berkunjung.
Nasi Uduk Kaum 58 telah melewati perjalanan panjang, dikelola oleh lima generasi keluarga.
Awalnya, nasi uduk ini dijual secara keliling menggunakan bakul.
Kini, warung sederhana yang menjadi tempat berjualan tetap menjadi saksi sejarah panjang usaha keluarga ini.
Untuk Anda yang membawa mobil, disarankan untuk parkir di area Masjid At-Thohiriyah atau Rumah Sakit UMMI.
Dari sana, Anda cukup berjalan kaki menuju gang kecil tempat Nasi Uduk Kaum 58 berada.
Lokasinya mudah ditemukan dan sangat dekat dengan pusat keramaian Bogor.
Nasi Uduk Kaum 58 bukan hanya sekadar kuliner, tetapi juga cerminan kekayaan budaya dan tradisi yang bertahan lintas generasi.
Rasa yang autentik, harga terjangkau, serta sejarah panjangnya membuat Nasi Uduk Kaum 58 menjadi tujuan kuliner yang wajib Anda coba saat berkunjung ke Bogor.
Jangan lupa untuk mampir dan buktikan sendiri kelezatan kuliner legendaris Nasi Uduk Kaum 58.***
Editor : Halimatu Sadiah