Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kopi Bah Sipit Sudah Ada Sejak 1925, Kopi Legendaris dan Tertua di Kota Bogor yang Kini Berusia 100 Tahun Berikut Sejarah dan Perjalanannya

Eka Rahmawati • Selasa, 28 Januari 2025 | 15:00 WIB
Kopi Bah Sipit, kopi legendaris di Kota Bogor yang terletak di Jalan Empang dan sudah ada sejak 1925.
Kopi Bah Sipit, kopi legendaris di Kota Bogor yang terletak di Jalan Empang dan sudah ada sejak 1925.

RADAR BOGOR - Kota Bogor menyimpan berbagai kuliner legendaris, salah satunya Kopi Bah Sipit yang sudah berusia 100 tahun atau seabad, dan inilah sejarah serta perjalanan minuman yang cukup populer itu. 

Kopi Bah Sipit hadir sejak tahun 1925 dan tahun 2025 ini usianya sudah mencapai 100 tahun. Di tengah gempuran berbagai merek kopi kekinan, Kopi Bah Sipit tetap eksis dan banyak digemari. 

Lokasinya di Jalan Empang No. 27, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor atau tak jauh dari Mal BTM.

Bagi kamu pecinta kopi, Bah Sipit merupakan salah satu destinasi kuliner legendaris di Kota Bogor yang sebaiknya tak terlewatkan.

Berdiri sejak tahun 1925 atau zaman sebelum Indonesia Merdeka tetapi tetap bertahan sampai saat ini. Kehadirannya terus berlanjut dari generasi ke generasi yang tetap menjaga warisan budaya. Terdapat berbagai jenis kopi Araciba dan Robusta dengan biji kopi dari kualitas terbaik dan alami tanpa campuran.

Jika kamu mengunjungi kedai kopi ini, maka akan merasakan suasana old style dan classic. Terdapat banyak foto zaman dulu tenrang sejarah perjalanan Kopi Bah Sipit. 

Kamu juga akan merasakan seperti berada di zaman dulu atau era 1900-an. Dengan suasana vintage yang kental dan gaya calssic semakin membuat betah.

Sejarah Kopi Bah Sipit

Dilansir dari laman resmi Bah Sipit, kopi legendaris di Kota Bogor ini pertama kali didirikan oleh Yoe Hong Keng tahun 1925 atau zaman sebelum Kemerdekaan RI.

Yoe Hong Keng yang tinggal di kawasan Empang Bogor dengan mayoritas warga keturunan Arab, memulai bisnis pengolahan kopi bubuk dengan merek Kopi Bubuk Bah Sipit cap Kacamata.

Simbol Bah Sipit dan Kacamat berasal dari panggilan warga sekitar yang akrab memanggilnya Bah Sipit. Sebuah gambaran terang tentang toleransi antar warga yang saling menghormati. 

Toko Kopi Bah Sipit yang dikelola oleh keluarga Yoe Hong Keng kemudian populer dan menjadi kedai kopi para tentara Barisan Keamanan Rakyat daerah Bogor.

Barisan gelas-gelas kopi disajikan bahkan tanpa memungut bayaran. Sebab Yoe Hong Keng menyadari inilah bagian dari sumbangsihnya bagi negara melalui perjuangan Kemerdekaan Indonesia kala itu.

Alhasil, toko kopi bubuk yang pada zaman dulu juga menjual barang kelontong, menyajikan racikan kopi bubuk jenis robusta-nya disukai banyak orang.

Banyak warga dari luar Kota Bogor sampai luar negeri yang ziarah ke Empang menjadikan Kopi Bubuk Bah Sipit oleh-oleh.

Kopi ini dikemas dengan kertas sampul coklat dengan label kemasan menggunakan stempel menjadi ciri khas kemasan Kopi Bah Sipit yang sampai saat ini tetap dipertahankan. Proses pengolahan kopi bubuknya yang tidak pernah berubah.

"Masih menggunakan mesin tradisional dengan maksud agar kualitas dan rasa autentik toko kopi Bah Sipit tetap bertahan dari gempuran kemajuan teknologi pengolahan kopi berbahan campuran dan perisa buatan," tulis keterangan yang dilansir dari laman Bah Sipit.

Seiring perkembangan zaman, Kopi Bah Sipit kini dilanjutkan oleh generasi berikutnya dan bertransformasi menjadi kedai kopi modern dan tetap memiliki nuansa tradisional.

Hal itu terlihat dari bagian luar bangunan yang mempertahankan kesan klasik tetapi interiornya dibuat lebih kekinian dan cocok untuk generasi muda.

 

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #100 tahun #Kopi Bah Sipit #Kopi legendaris #sejarah