RADAR BOGOR – Siapa bilang makanan Jepang cuma cocok disantap di restoran mahal? Buktinya ada Hiroshima.
Hiroshima sebuah kedai kuliner Jepang kaki lima yang kini tengah naik daun.
Hiroshima mampu menjual ratusan porsi setiap harinya dan sudah punya lebih dari empat cabang di Jakarta!
Didirikan sekitar dua tahun lalu, Hiroshima pertama kali hadir di kawasan Rawamangun.
Kini, kedainya sudah tersebar di Cikini, Fatmawati, Kemayoran, dan segera menyusul cabang kelima di Jakarta Barat.
Uniknya, salah satu pendirinya adalah seorang chef hotel bintang lima, Sangrila, yang turut meracik menu andalan di sana.
Salah satu menu yang paling digemari adalah chicken katsu mentai—potongan ayam paha yang besar, juicy, dilumuri saus mentai khas Jepang yang di-torch di atasnya, lalu disajikan bersama salad segar.
Harga menu di sini pun ramah di kantong.
Mulai dari Rp8.000 untuk egg roll tanpa nasi, hingga sekitar Rp35.000 untuk paket lengkap chicken katsu mentai.
Ada juga berbagai pilihan lain seperti chicken katsu curry, beef yakiniku, hingga cheese chicken katsu.
Semua menu dimasak langsung di tempat agar selalu hangat dan segar.
Teknik masaknya pun tak main-main, menggunakan wajan panas ala Jepang untuk memberikan aroma smoky yang khas.
Tidak heran kalau pengunjung yang sudah mencoba rata-rata memberikan nilai tinggi. Salah satu reviewer bahkan memberikan skor 9,5 dari 10!
Diketahui Chef dari kedai Hiroshima merupakan chef dari Shangrila, restoran bintang 5.
Buat kamu yang tinggal jauh dari cabang Hiroshima, tenang saja! Kedai ini juga tersedia di berbagai aplikasi ojek online.
Tapi, siap-siap ya, karena kalau malam hari tempat ini bisa sangat ramai, terutama oleh pegawai kantoran yang mampir sepulang kerja.
Dengan kombinasi rasa autentik, harga terjangkau, dan suasana santai, Hiroshima membuktikan kalau makanan Jepang enak nggak harus mahal.
Jadi, buat kamu yang lagi ngidam chicken katsu atau yakiniku, Hiroshima bisa jadi tujuan kuliner.
Alamat lengkap Hiroshima Japanese ada di Jl. Cikini Raya No.64 14, RT.14/RW.5, Cikini, Jakarta, Kota Jakarta Pusat.***
Editor : Eli Kustiyawati