RADAR BOGOR - Sebuah warung makan yang menjual kuliner gule khas Klaten di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, belakangan ramai dibicarakan netizen.
Pasalnya, meski hanya buka dari pukul 17.00 sampai 23.00 WIB, gule di sini bisa ludes hanya dalam waktu 4 jam saja!
Bahkan, dalam sehari, warung Gule Klaten ini bisa menghabiskan hingga 12 kilogram daging sapi—tanpa campuran jeroan.
Warung yang sudah berdiri sejak tahun 2016 ini ternyata bukan pemain baru.
Lokasi pertamanya ada di kawasan Bulungan, namun kini hanya tersisa dua cabang aktif: di Tebet dan di sekitar Monas.
Khusus cabang Monas, warung ini libur setiap hari Minggu, sementara yang di Tebet buka setiap hari.
Menu utamanya adalah gule khas Klaten, yang menurut pelanggan memiliki rasa yang berbeda dibandingkan gule dari daerah lain seperti Jogja atau Semarang.
Ciri khasnya terletak pada kuah yang lebih kental dan cita rasa manis yang ringan, berbeda dari gule Tikungan (gultik) yang kuahnya lebih encer.
Porsinya juga lebih besar, bahkan bisa request campuran daging, tulang muda, dan gajih sesuai selera.
Harga seporsinya dibanderol Rp18.000 untuk campur langsung, dan Rp20.000 jika nasi dan gule dipisah.
Selain itu, minumannya pun terjangkau—teh tawar dingin bisa dinikmati secara gratis atau cukup bayar Rp2.000 tergantung kata-kata yang digunakan saat memesan, sebuah gimmick yang unik dan menghibur.
Dengan rasa yang “medok” dan daging yang empuk, tak heran banyak pelanggan memberikan nilai hampir sempurna untuk warung ini.
Salah satu pengunjung bahkan memberi nilai 9 dari 10 untuk keseluruhan rasa dan pengalaman makan di sana.
Bagi pecinta gule, terutama yang sedang berada di Jakarta, Gule Klaten Tebet patut masuk daftar kuliner yang wajib dicoba.
Tapi ingat, datang lebih awal karena bisa jadi sebelum jam 9 malam, Gule Klaten sudah habis tak tersisa!
Ingin mampir? Cukup cari di Google Maps dengan kata kunci Gule Klaten Tebet.***
Editor : Eli Kustiyawati