RADAR BOGOR – Di balik sibuknya Kota Bandung yang dipenuhi deretan galeri belanja, pusat perbankan, hingga spot kuliner kekinian, terselip satu warung legendaris yang tetap bertahan dengan cita rasa otentiknya yakni Warung Nasi Ibu Imas.
Berdiri sejak 1980, tempat makan sederhana ini menjadi incaran para pecinta kuliner karena menyajikan masakan khas Sunda yang konsisten lezatnya dari dulu hingga sekarang. Bahkan, Warung Nasi Ibu Imas kini masuk dalam jajaran Top 10 Warung Makan Terbaik di Kota Kembang. Yuk, kita telusuri apa saja yang bikin tempat ini melegenda.
1. Dari Gerobak Terminal ke Empat Cabang Ramai Pembeli
Warung ini dirintis oleh Roswati dan Atang Sujana dengan berjualan gerobak di sekitar Terminal Kebon Kelapa. Seiring waktu dan kerja keras tanpa henti, warung ini berkembang hingga memiliki empat cabang di kawasan Jalan Balonggede. Proses panjang ini jadi bukti bahwa rasa, pelayanan, dan konsistensi bisa membawa usaha kecil jadi besar.
2. Cita Rasa Sunda yang Nendang di Lidah, Ngangenin di Hati
Menu-menu andalannya seperti ayam goreng, ayam bakar, karedok leunca, lalapan segar, perkedel jagung, hingga jukut goreng (sayur goreng khas Sunda) jadi favorit pelanggan dari berbagai kalangan. Resep turun-temurun yang tetap dijaga kualitasnya jadi kekuatan utama kenapa setiap hidangan terasa familiar sekaligus spesial di lidah.
3. Dikunjungi Artis dan Vlogger, Popularitasnya Makin Ngegas
Dilansir dari Instagram @warungnasi_ibuimas Nggak cuma warga lokal, Warung Nasi Ibu Imas juga sudah jadi langganan beberapa artis. Salah satunya adalah Raffi Ahmad yang sempat mampir dan menikmati hidangannya. Kehadiran para food vlogger makin menegaskan bahwa warung ini bukan warung biasa, tetapi bagian dari cerita kuliner Bandung yang patut diabadikan.
4. Ramai Tapi Nyaman: Sistem Prasmanan Jadi Andalan
Meskipun suasananya selalu ramai, tempat ini tetap terasa nyaman. Ruang makan luas, area parkir memadai, dan pelayanan yang sigap jadi nilai tambah tersendiri. Dengan sistem prasmanan, pengunjung bisa langsung pilih lauk favorit yang nanti akan digoreng atau dibakar sesuai request.
5. Lokasi Strategis di Tengah Kota, Jam Operasional Fleksibel
Warung Nasi Ibu Imas berlokasi di Jalan Balonggede, pusat kota Bandung yang mudah diakses dari berbagai arah. Semua cabang buka dari jam 07.00 hingga pukul 00.00 WIB, dan salah satu bahkan buka sampai tengah malam. Saran terbaik? Datang lebih awal biar gak kehabisan.
Warung Nasi Ibu Imas bukan sekadar tempat makan, tetapi bagian dari sejarah kuliner Bandung yang terus hidup hingga kini. Rasa masakannya konsisten, pelayanannya cepat, dan suasananya bersahabat. Sudah saatnya kamu membuktikan sendiri kenapa warung ini bisa bertahan lebih dari empat dekade.
Editor : Eka Rahmawati