RADAR BOGOR – Tak lama lagi, umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H.
Berdasarkan hasil isbat pada 28 Mei 2025, Hari Raya Idul Adha 1446 H jatuh pada tanggal 6 Juni 2025.
Lebaran Idul Adha tentu saja identik dengan ibadah haji dan kurban, baik kurban daging sapi maupun kambing.
Kurban atau ibadah kurban adalah ibadah yang dilakukan dengan menyembelih hewan ternak, yang merupakan salah satu bagian dari syiar Islam.
Di Indonesia, sapi dan kambing adalah hewan ternak yang paling umum dijadikan hewan kurban.
Dibandingkan daging sapi, daging kambing lebih sulit untuk diolah.
Namun, banyak orang enggan mengolah daging kambing lantaran aromanya yang kuat dan tekstur daging yang cenderung keras.
Sekarang tak perlu khawatir menerima kurban daging kambing karena ada cara mengolah daging supaya empuk hanya dalam waktu tiga menit.
Berikut adalah dua cara mengolah daging kambing supaya empuk dengan cepat tanpa presto:
1. Menggunakan nanas muda
Daging kambing bisa menjadi empuk dalam waktu singkat, yaitu tiga menit, dengan menambahkan nanas muda saat memasak.
Bagaimana cara memasaknya?
•Parut halus nanas muda, kemudian balurkan parutan nanas ke seluruh permukaan daging kambing.
•Pastikan semua permukaan daging terlumuri parutan nanas.
•Kemudian, diamkan daging selama tiga menit.
•Perlu diingat, proses ini hanya menggunakan nanas muda.
2. Menggunakan baking powder
Untuk mengempukkan daging kambing secara instan, metode kedua yang bisa dicoba adalah dengan menambahkan baking powder.
Caranya:
•Rendam daging kambing semalaman dengan bumbu yang telah dibubuhi baking powder.
•Anda bisa menerapkan cara ini saat membuat daging kambing lada hitam atau sate.
•Satu kilogram daging dicampurkan dengan aneka bumbu yang sudah ditambah satu sendok teh baking powder, lalu diamkan semalaman di kulkas.
•Perbandingannya adalah satu sendok teh baking powder untuk setiap satu kilogram daging.
•Pastikan juga daging dipotong dalam ukuran sedang untuk hasil terbaik.
Itulah dua cara memasak daging kambing supaya cepat empuk dan enak untuk disantap.***
Editor : Eli Kustiyawati