RADAR BOGOR - Tropical Deck merupakan surga kecil yang memanjakan mata dan meredakan lelah berkat suasana tropis khas Pulau Dewata yang dikombinasikan dengan udara segar dari pegunungan di kawasan Puncak Bogor.
Begitu melangkah masuk ke Tropical Deck, pengunjung akan disambut interior kayu alami, payung tradisional Bali, ornamen ukiran, dan pepohonan hijau rimbun. Musik gamelan yang terdengar pelan menambah kenyamanan suasana.
Konsep Tropical Deck menonjol karena menggabungkan kenyamanan kafe outdoor dengan suasana relaksasi ala eco‑park.
Area deck kayu yang luas menawarkan pemandangan ke lembah dan pegunungan, lengkap dengan hembusan angin sejuk.
Dekorasinya membantu spot foto yang indah dan membuatnya tempat yang bagus untuk bersantai sambil menulis cerita atau bekerja ringan.
Lokasi Tropical Deck cukup strategis. Tempat ini terletak di kawasan Pakis Hills, tepatnya di Jl. Raya Puncak – Gadog, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Akses dari Jakarta maupun Bogor lancar dan parkir tersedia cukup luas.
Menu di Tropical Deck cukup lengkap dan beragam. Tersedia kopi pilihan, mulai dari espresso, cappuccino, kopi susu, hingga V60.
Semua disajikan oleh barista yang sudah berpengalaman. Selain itu, tersedia mocktail buah segar, teh herbal, dan jus.
Untuk makanan ringan, pengunjung dapat menikmati croissant, sandwich, singkong goreng, pisang goreng.
Serta makanan berat seperti nasi goreng ala Bali, ayam betutu, paket nasi putih atau merah, cah kangkung, karedok leunca, dan gepuk. Harga rata‑rata mulai Rp 15.000 hingga Rp 65.000.
Tropical Deck menerapkan tiket masuk atau biaya HTM yang tetap terjangkau, yakni Rp 10.000 per orang.
Dengan biaya ini, pengunjung sudah bisa menikmati semua fasilitas, spot foto, dan pemandangan. Biaya parkir juga relatif murah, kisaran Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk motor.
Jam operasionalnya cukup fleksibel. Pada hari kerja, Tropical Deck buka pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.
Sementara pada akhir pekan, tempat ini akan buka lebih pagi, yaitu pukul 07.00, dan tetap tutup pukul 22.00 WIB. Pengunjung bebas datang pagi untuk menyaksikan matahari terbit atau sore jelang senja.
Waktu terbaik untuk mengunjungi Tropical Deck adalah pagi hari atau sore sebelum matahari terbenam.
Saat hari kerja, kawasan ini relatif masih sepi dan suasana sangat tenang. Di akhir pekan, perlu datang pagi untuk mendapatkan spot terbaik sebelum ramai.
Fasilitas di sana juga cukup lengkap. Selain area indoor, semi‑indoor, dan outdoor, tersedia wifi, colokan listrik untuk yang ingin bekerja, ruang VIP, area merokok, hingga fasilitas pet‑friendly—jadi pengunjung dapat membawa hewan peliharaan. Tersedia pula toilet bersih dan layanan pemesanan makanan antar.
Pengunjung yang datang mengaku senang karena bisa sekaligus healing di alam, hunting foto estetik, dan menikmati kopi atau camilan enak tanpa tekanan.
Tempat ini cocok untuk berbagai kalangan keluarga, pasangan, teman, hingga yang merencanakan meet‑up atau acara kecil.
Sebagai hidden gem di Puncak, Tropical Deck berhasil menghadirkan suasana Bali tanpa harus terbang ke sana.
Kenyamanan dan keindahan alam menjadi kombinasi sempurna untuk tempat yang memanjakan mata, mood, dan perut.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai menu terbaru, promo up‑to‑date, spot foto terkini, atau sekadar melihat suasana harian, silakan kunjungi Instagram mereka di @tropical_deck. (***)
Penulis : Sholihatun Nur Khasanah/Magang-Unpak
Editor : Yosep Awaludin