RADAR BOGOR – Saat kota semakin sibuk dan harga kopi di kafe-kafe meroket, Kemenady Coffee and Co-Working Space hadir di Bogor sebagai oase tenang yang nyaman untuk kerja dengan biaya yang bersahabat.
Berlokasi di Jalan Pengadilan No. 23B, kafe mungil nan hangat ini menawarkan pengalaman Work From Cafe (WFC) yang tak hanya terjangkau, tapi juga membuat betah seharian.
Sejak awal memasuki bangunan tiga lantai ini, nuansa kafe minimalis dengan dominasi kayu dan pencahayaan hangat langsung menyambut pengunjung.
Tanpa dentuman musik atau dekorasi yang mencolok, suasananya dibuat minimalis dan hening—cukup untuk membantu fokus tetap terjaga.
Kemenady seolah tahu betul apa yang dibutuhkan para freelancer, pelajar, hingga tim kreatif yang ingin tetap fokus tapi dalam suasana yang homey.
Yang paling menarik? Kamu bisa menggunakan area kerja tanpa perlu membayar biaya sewa sepeser pun.
Pengunjung cukup melakukan pembelian minimal Rp50.000 dari menu yang tersedia, dan mereka sudah bisa bekerja seharian penuh di area coworking.
Menu-menunya pun sangat bersahabat. Mulai dari es kopi klasik, matcha latte, hingga Thai tea kekinian, semua dibanderol di kisaran Rp18.000–25.000.
Sementara untuk makanan berat, tersedia pilihan seperti rice bowl, pasta, dan camilan dengan harga antara Rp20.000–35.000. Rasanya pas di lidah, pas juga di dompet.
Selain area duduk umum, Kemenady juga menyediakan ruang meeting di lantai tiga yang bisa digunakan secara fleksibel untuk diskusi kelompok atau workshop kecil.
Disediakan juga loker bagi pengunjung yang ingin menyimpan barang, jadi kamu bisa bergerak antar ruang tanpa ribet membawa banyak barang.
Kapasitas coworking-nya mencapai sekitar 30 orang, namun tetap terasa lega karena penataan ruang yang efisien.
Lokasinya yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Stasiun Bogor membuat tempat ini mudah dijangkau, baik dengan kendaraan umum maupun pribadi.
Tak heran, Kemenady menjadi markas favorit para pekerja jarak jauh yang mencari suasana baru untuk bekerja tanpa harus pergi jauh dari pusat kota.
Menurut Yudha (27), pengunjung setia Kemenady, tempat ini lebih dari sekadar kafe—baginya, ini seperti kantor versi santai. Ia betah karena koneksinya stabil, colokan melimpah, dan baristanya selalu sigap melayani dengan ramah.
Kemenady buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. Suasana terbaik biasanya bisa dirasakan saat pagi atau siang hari di hari kerja, ketika kafe belum terlalu ramai.
Meski pengunjung kerap membludak, suasananya tetap kondusif karena semua orang memahami bahwa ini bukan sekadar tempat hangout, melainkan ruang produktif yang terbuka untuk siapa saja.
Bagi siapa pun yang sedang mencari tempat produktif dengan harga yang tak bikin cemas, Kemenady adalah jawabannya.
Kafe ini berhasil membuktikan bahwa kenyamanan bekerja, minum kopi, dan menghemat pengeluaran bisa berjalan berdampingan.***
Editor : Eli Kustiyawati