Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Berasa Lagi di Jepang Ternyata Bandung, Menikmati Aroma Unik dalam Setiap Gigitan

Gabriel Anderson Nainggolan • Minggu, 6 Juli 2025 | 18:53 WIB
Berbagai menu di Drun Baker Bandung.
Berbagai menu di Drun Baker Bandung.

RADAR BOGOR - Pernahkah kamu mencicipi roti yang lembutnya serasa awan, dengan aroma mentega yang menyelimuti seperti pelukan hangat di pagi yang mendung?

Bukan di Tokyo atau Osaka, tapi di jantung Kota Bandung, Drunk Baker hadir menawarkan sensasi roti ala Jepang dengan cita rasa artisan yang membuat siapa pun jatuh hati sejak gigitan pertama.

Dilansir dari YouTube tanboy kun, Drunk Baker ini beda dengan yang lain.

Ini bukan sekadar toko roti. Ini adalah pengalaman.

Sebuah ruang di mana tekstur, aroma, dan estetika disatukan dalam satu baki persembahan, mengundangmu bukan hanya untuk makan, tapi untuk merasa.

Aroma Hokkaido di Jantung Bandung

Berjalan di sepanjang Jalan Bahureksa, Cihapit, atau Panaitan, aroma roti panggang menyelinap keluar dari balik pintu kaca, mengundang siapa pun yang lewat untuk menoleh.

Di sanalah Drunk Baker berdiri, toko roti yang berhasil mencuri perhatian banyak orang sejak pertama kali dibuka.

Mengusung konsep Hokkaido-style bakery, roti di sini bukan sembarang empuk. Ia fluffy dengan sentuhan milky khas Jepang.

Tiap gigitan seperti membawa kita ke stasiun kecil di pedesaan Hokkaido yang bersalju, di mana roti hangat dan teh susu jadi teman setia musim dingin.

Interior tokonya pun senada. Nuansa krem, kayu hangat, pencahayaan lembut, dan sentuhan tanaman hijau menciptakan suasana tenang yang cocok untuk siapa saja baik kamu yang datang sekadar ngopi, WFH, atau sekadar melarikan diri dari hiruk-pikuk kota.

Dari Dirty Milo hingga Basque Cheesecake: Menu yang Bikin Ketagihan

Tak lengkap membahas Drunk Baker tanpa menyinggung koleksi rotinya yang menggoda. Inilah beberapa bintang di balik antrean panjang:

Dirty Milo Toast: toast empuk yang disiram butter milk hangat lalu ditaburi bubuk Milo tebal. Meleleh di mulut, bikin candu sejak suapan pertama.

Butter Melting Cheese Toast, sensasi custard, keju, dan karamel berpadu dalam satu gigitan hangat yang nyaris tak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Tiramisu Toast, lembutnya roti dipadukan dengan aroma kopi dan krim, cocok dinikmati saat hujan turun.

Basque Burnt Cheesecake dan Blueberry Cream Toast: dessert versi premium yang disajikan tanpa basa-basi.

Melebur, manisnya pas, dan membuatmu ingin diam sebentar untuk menikmatinya dengan sepenuh hati.

Roti dibuat segar setiap hari, tanpa bahan pengawet.

Bahkan, beberapa bahan diimpor langsung dari Jepang, termasuk cream dan tepung premium khas Hokkaido.

Ini bukan sekadar branding, ini keseriusan dalam menjaga kualitas.

Minuman yang Jadi Sahabat Setia

Setiap roti selalu lebih sempurna jika ditemani minuman yang pas. Di sini, kamu bisa mencoba:

Hongkong Silk Milk Tea, teh susu lembut khas Hong Kong yang ringan namun berkarakter.

Peanut Butter Latte, unik dan memikat, dengan aroma kacang yang menyatu manis dengan espresso.

Baca Juga: Senangnya KPM Dapat 3 Jenis Bansos Sekaligus: PKH, BPNT, Stimulus dan Beras 20 Kg, Cek Penyaluran SIKS-NG

Mango Frappy dan Ice Mojito, minuman segar untuk menyeimbangkan kekayaan rasa dari toast.

Semua disajikan dengan tampilan cantik, cocok difoto, dan pastinya menyenangkan lidah.

Bukan Sekadar Tempat Makan, Tapi Ruang Cerita

Apa yang membuat orang rela antre dan kembali lagi?

Bisa jadi karena suasananya yang nyaman dan minimalis.

Atau karena roti-roti yang punya rasa rumahan, meski dibuat dengan standar internasional.

Tapi bisa juga karena Drunk Baker adalah tempat di mana orang merasa “diterima” tempat untuk melepas penat, duduk sendiri, atau berbagi cerita bersama teman lama.

Kamu bisa datang pagi untuk sarapan, atau sore menjelang senja saat cahaya matahari menyusup ke sela-sela dinding kaca, menciptakan siluet yang hangat.

Suasana ini seolah berkata: kamu tak sedang terburu-buru. Duduklah. Nikmati waktumu.

Lokasi dan Jam Operasional

Drunk Baker kini memiliki beberapa cabang strategis di Bandung:

Jalan Bahureksa No. 24, Citarum

JalanCihapit No. 10, Bandung Wetan

Jalan Panaitan No. 14, Sumur Bandung

Umumnya buka setiap hari mulai pukul 07.00–21.30 WIB.

Tapi datang lebih pagi akan memberimu kesempatan terbaik: stok roti masih banyak, dan suasana masih hening.

Harga yang Masih Bersahabat

Dengan kualitas rasa dan suasana seperti ini, kamu mungkin mengira harganya selangit. Tapi jangan khawatir:

Toast dan roti: mulai Rp15.000–32.000

Minuman: mulai Rp18.000–30.000

Terjangkau untuk artisan bakery sekelas ini, terutama jika dibandingkan dengan pengalaman yang kamu dapatkan.

Kadang, Bahagia Itu Sesederhana Sepotong Roti Hangat

Di dunia yang serba cepat, kadang yang kita butuhkan hanyalah tempat yang pelan.

Sepotong roti, secangkir teh, dan bangku kayu yang menghadap jendela.

Drunk Baker Indonesia di Bandung ini bukan cuma tempat makan. 

Jadi, saat kamu butuh alasan untuk keluar rumah, mencari rasa yang memelukmu seperti kenangan, atau sekadar ingin menulis puisi dalam keheningan, Drunk Baker menunggu di ujung jalan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#jepang #roti #Drunk Baker #bandung