RADAR BOGOR - Pernahkah kamu membayangkan menyeruput secangkir kopi panas, sementara kabut tipis menyelimuti tubuh gunung dan aliran sungai mengalun lembut seperti nyanyian pengantar pagi, nah di kaki Gunung Puntang, tersembunyi sebuah tempat yang tidak hanya bisa kamu datangi, tapi bisa kamu rasakan namanya Taman Kopi Guntang.
Tempat ini bukan sekadar destinasi melainkan sebuah ruang sunyi yang mana manusia dan alam berdialog lewat api unggun, suara serangga malam, dan hembusan angin yang tidak pernah tergesa. Berikut ulasannya dilansir dari Instagram @tamankopiguntang dan YouTube Channel Cerita Kita.
Berlokasi di Desa Pasirmulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Taman Kopi Guntang seperti pangkuan hangat yang menunggu siapa pun yang lelah dengan hiruk-pikuk kota.
Baca Juga: Pizza Rasa Bintang Lima di Henry's Kitchen Bogor Menyuguhkan Suasana Homey yang Bikin Betah
Bukan hotel mewah yang angkuh, melainkan tenda-tenda glamping nyaman yang berdiri akrab dengan sungai Cigeureuh, dikelilingi pepohonan tua dan aroma tanah basah. Di sinilah kamu bisa tidur dengan nyanyian air, dan bangun dengan cahaya matahari yang menyusup pelan dari balik tirai tenda.
Ada dua jenis glamping yakni Kaliandra dan Kayumanis yang dilengkapi kasur empuk, Wi-Fi, air hangat, hingga TV pintar dan Villa Pinus (Deluxe and Family) cocok buat kamu yang ingin ruang lebih luas dan balkon pribadi yang menghadap aliran sungai.
Harganya mulai dari Rp750 ribu hingga Rp2 juta per malam, tetapi yang kamu bawa pulang bukan cuma foto, tapi rasa damai yang mungkin tak kamu temukan di tempat lain.
Kopi, Sungai, dan Meja Kayu di Atas Air
Tak lengkap jika berbicara tentang tempat ini tanpa menyebut River Deck Cafe, kafe kayu yang berdiri anggun di atas sungai. Saat pagi tempat ini seperti altar sunyi yang mempersembahkan ritual harian yakni segelas kopi, matahari yang malu-malu, dan wangi alam yang menyusup sampai ke hati.
Ada Vietnam drip, cappuccino, hingga latte yang bisa kamu nikmati di pinggir aliran air yang jernih dan jika kamu datang lebih pagi, sarapan hangat seperti sup ayam atau nasi goreng akan menjadi pelengkap pagi yang sempurna. Ini bukan sekadar ngopi, ini adalah perayaan kehadiranmu di antara alam yang menerima tanpa syarat.
Aktivitas: Saat Alam Menjadi Sahabat
Di Taman Kopi Guntang, kamu tidak hanya duduk dan menunggu hari berlalu. Kamu bisa berkemah di atas sungai, di atas dek kayu kecil, seperti tidur di atas arus waktu.
Trekking ringan ke kawasan Radio Malabar, yang mana sejarah dan keindahan saling membisikkan cerita lama.
Selain itu bisa juga mendengar musik akustik di amphitheater alami, atau mengadakan gathering kecil dengan iringan suara hutan.
Harga, Akses, dan Tips Mengunjungi
Lokasinya di Taman Kopi Guntang, Desa Pasirmulya, Kecamatan Banjaran, Bandung Selatan (akses via kawasan Gunung Puntang)
Harga:
- HTM kawasan Perhutani: Rp25.000/orang
- Glamping: Rp750.000–1.000.000/malm
- Vila: Rp1.600.000–2.000.000/malam
- Parkir: Motor Rp5.000, Mobil Rp10.000–12.000
- Sewa amphitheater atau tempat gathering: mulai Rp1 juta
Tips:
- Bawa pakaian hangat, suhu bisa turun drastis di malam hari
- Booking glamping dari jauh-jauh hari
- Waktu terbaik datang: musim kemarau dan pagi–sore hari
- Jangan lupa, bawa hatimu yang siap untuk tenang
Sejumput Ketenteraman yang Tak Bisa Dibeli
Taman Kopi Guntang bukan tempat yang akan membuatmu terpukau karena kemewahan, tetapi akan membuatmu berlama-lama dalam keheningan yang tenang. Dalam kopi yang tidak buru-buru dan dalam malam yang diterangi cahaya lentera dan suara dedaunan.
Di sinilah kamu bisa merasakan bahwa hidup tidak harus keras, bahwa pelan pun bisa indah, cukup datang, duduk, hirup udara yang bersih, dan biarkan alam mengingatkanmu untuk bersyukur.