RADAR BOGOR – Pasar Santa kini tak sekadar dikenal sebagai tempat berburu kuliner unik, melainkan juga melahirkan jajanan kekinian bernama Roti Bakar Pisang Santa.
Kios mungil dengan sentuhan warna biru-oranye ini berhasil mencuri perhatian lewat hidangan di Roti Bakar Pisang Santa yang menghadirkan kejutan di setiap rasa.
Empat sahabat muda (Dinda Raihan, Eudia Josephine, Jean Donna, dan Kasih Karunia) menjadi pencetus usaha Roti Bakar Pisang Santa.
Sejak 2019, mereka menghadirkan sentuhan baru pada roti bakar khas Bandung dengan inovasi lapisan puff pastry yang renyah.
Walau hanya berupa kios mungil dengan jendela pesanan dan beberapa kursi, tempat ini tetap terasa nyaman.
Di tengah hiruk-pikuk pasar tradisional, pengunjung bisa merasakan pengalaman menyantap roti bakar dengan nuansa lebih segar dan kekinian.
Ciri khasnya terletak pada tekstur. Tekstur roti bakar ini menghadirkan kejutan tersendiri, lapisan pastry yang garing berpadu dengan roti empuk, menghasilkan harmoni rasa yang kaya dan jauh lebih istimewa dibanding roti bakar konvensional.
Pilihan menu pun cukup beragam. Ada Choco Crunch seharga Rp24.000 dengan cokelat lumer yang manis, serta Beef & Melted Cheese Rp33.000 dengan rasa gurih seperti pizza mini.
Selain itu, tersedia juga pisang goreng dengan topping variatif, mulai dari tiramisu, cookies & cream, gula aren, hingga meises keju.
Rentang harga menunya ada di kisaran Rp27.500-41.500. Untuk yang datang bersama teman, tersedia paket hemat Rp65.000-99.000, lengkap dengan roti bakar dan pisang goreng.
Pengunjung juga bisa menyegarkan diri dengan pilihan milkshake beraneka rasa, yang ditawarkan dengan harga ramah di kantong sekitar Rp18.000.
Kini, Roti Bakar Pisang Santa hadir sebagai simbol kreativitas kuliner ibu kota.
Dengan sentuhan inovasi pada jajanan klasik, mereka membuktikan bahwa camilan sederhana bisa berkembang menjadi tren modern yang patut dicoba.***
Editor : Eli Kustiyawati