RADAR BOGOR — Udang Goreng Mayones merupakan sajian khas restoran China yang identik dengan rasa creamy gurih dan tekstur renyah.
Meski makanan khas restoran, Udang Goreng Mayones bisa dibuat sendiri di rumah. Resepnya mudah, salah satunya yang dibagikan Chef Fani lulusan dari Master Chef Indonesia.
“Kalau di restoran, menu Udang Goreng Mayones ini mahal. Tapi ternyata dengan bahan sederhana dan teknik yang tepat, kita bisa menikmatinya di rumah hanya dengan dua puluh ribu rupiah,” ujar Fani sambil tertawa kecil.
Berikut bahan dan resep Udang Goreng Mayones ala Chef Fani :
Bisa di pakai untuk 500 gr protein (udang/ayam/ikan) :
-40 gr Tepung Tapioka
-60 gr Tepung Terigu
-60 gr Tepung Beras
-10 gr Tepung Maizena
-6 gr Baking Powder
-30 gr Putih Telur
-150 ml Air Es
-2 gr Garam
-2 gr Kaldu Bubuk
-1 gr Merica
-2 gr Garlic Powder (optional)
Udang Goreng :
-200 gr Udang Kupas ukuran sedang
-Minyak untuk menggoreng
Saus Mayones :
-100 gr Mayones
-30 gr Kental manis
-4 gr Gula pasir
-2 gr Garam
-10 ml Lemon
Pelengkap :
-Minyak wijen
-Biji wijen
Menurut fani, makanan ini enak karena teknik menggoreng udangnya. Tahap pertama kita membuat adonan tepung basah terlebih dahulu untuk membuat udang tepung.
Masukkan semua bahan tepung basah ke dalam wadah besar, kemudian celupkan udang yang sudah dicuci bersih ke dalam wadah adonan basah.
Tahap selanjutnya, udang yang sudah dilumuri adonan tepung, masukkan ke dalam penggorengan dengan minyak yang banyak agar udang matang merata.
Teknik penggorengan yang dimaksud adalah Suhu pada penggorengan harus sekitar 160°C dan pastikan sudah panas minyaknya.
Tahap terakhir yaitu membuat saus cocolan mayones untuk dilumuri ke udang yang telah digoreng, campurkan semua bahan untuk membuat saus mayones di dalam satu wadah, kemudian masukkan udang dan aduk bersama saus cocolan mayones.
Jika adanya ingin makanan lebih wangi, anda bisa menambahkan minyak wijen, dan agar tampilannya lebih bagus tambahkan biji wijen secukupnya.
Lebih dari sekadar resep, bagi Fani, Udang Goreng Mayones adalah simbol bahwa makanan enak tidak harus mahal.
Dengan ketelatenan membuat adonan, kesabaran menggoreng di suhu yang pas, hingga mencampurkan saus creamy ala restoran, Fani ingin membuktikan bahwa setiap orang bisa merasakan cita rasa mewah dari jajanan China tanpa perlu menguras kantong.
Hanya dengan Rp20 ribu, ia bisa menyajikan kelezatan yang biasanya ditemui di meja makan restoran.
Pada akhirnya, bukan harganya yang menentukan, tetapi bagaimana makanan sederhana bisa menghadirkan rasa bahagia yang sama istimewanya. (***)
Penulis: Yumna Siti Nur ‘Aini | PKL-SV IPB
Sumber: akun Instagram fanimci5