RADAR BOGOR — Kalau biasanya makanan hanya dinilai dari rasa dan aroma, berbeda halnya dengan apa yang dilakukan Min Kyung-jin.
Konten kreator asal Korea yang akrab disapa Sibatable ini berhasil membuktikan bahwa makanan juga bisa menjadi medium seni.
Lewat tangannya, sepiring nasi biasa bisa bertransformasi jadi seekor panda lucu, mie goreng bisa disulap menyerupai rambut tokoh kartun, bahkan sayuran bisa ditata layaknya baju yang sedang dipamerkan di etalase.
Kreativitasnya bukan hanya soal tampilan.
Min Kyung-jin tetap memperhatikan keseimbangan rasa dan nilai gizi, sehingga karyanya tidak berhenti sebagai “hiasan cantik” semata.
Inilah yang membuat namanya cepat viral di media sosial: setiap unggahannya bukan sekadar konten, melainkan pengalaman visual sekaligus kuliner yang sulit dilupakan.
Lebih menarik lagi, ide-idenya lahir dari hal sehari-hari.
Ia kerap mengambil inspirasi dari animasi, komik, hingga alam sekitar, lalu menerjemahkannya ke bentuk makanan.
Hasilnya adalah kreasi yang terasa dekat namun tetap memukau.
Proses kreatif ini menunjukkan bahwa bahan sederhana pun bisa jadi karya luar biasa jika diolah dengan imajinasi.
Bayangkan jika semangat ini diadopsi oleh para pecinta kuliner di Bogor.
Dengan kekayaan bahan lokal seperti sayur mayur segar dari pasar tradisional, rempah khas Jawa Barat, atau bahkan nasi liwet yang menjadi kebanggaan, peluang untuk menciptakan “food art” ala Sibatable sangat terbuka lebar.
Jika dikembangkan dengan serius, bukan mustahil karya tersebut bisa menarik perhatian turis maupun brand asing yang melirik potensi kuliner kreatif Indonesia.
Di era digital, visual adalah pintu pertama untuk memikat audiens.
Foto makanan yang “sayang dimakan” seperti kreasi Sibatable mampu menjadi daya tarik di Instagram maupun TikTok.
Dari sana, kesempatan viral, kolaborasi, hingga pengakuan internasional bisa datang tanpa diduga. Dunia sudah membuktikan, kreativitas kuliner bisa menjadi jembatan menuju panggung global.
Jadi, Sobat Radar Bogor, jangan ragu untuk mulai bereksperimen di dapur.
Biarkan nasi, sayur, atau lauk sederhana jadi kanvas imajinasimu.
Kalau Sibatable bisa memikat dunia lewat kreasi uniknya, kenapa kita tidak?
Kini saatnya Bogor melahirkan generasi kreator kuliner yang berani tampil beda, membuktikan bahwa karya anak negeri juga bisa mendunia. Sobat Radar Bogor juga harus bisa. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim