RADAR BOGOR - Cari tempat ngopi dengan nuansa berbeda di Kota Depok? anda bisa datang ke Jacob Koffie Huis, coffee shop yang menghadirkan nuansa Belanda.
Jacob Koffie Huis ini bukan hanya menjadi spot favorit untuk ngopi, tetapi juga destinasi yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
Jacob Koffie Huis berada di Jl. Kemuning No. 1, Pancoran Mas, Depok, coffee shop ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB.
Nama Jacob bukanlah sekadar nama asing yang dipilih secara acak tetapi diambil dari nama ownernya sendiri yaitu Arif Liberto Jacob.
Jacob sendiri adalah salah satu nama dari 12 marga asli Depok setelah masa pembebasan budak yang diwariskan oleh Cornelis Chastelein.
Coffee shop ini tidak hanya menjual kopi, mereka juga menghadirkan cerita dan identitas Kota Depok yang masih jarang diangkat di ruang publik.
Begitu masuk ke Jacob Koffie Huis, pengunjung langsung disambut atmosfer hangat seperti dirumah dan desain interior yang khas Eropa.
Furnitur kayu, pencahayaan yang teduh, dan beberapa dekorasi bernuansa vintage menambah kesan nyaman seolah berada di sebuah rumah klasik di Belanda. Tak heran jika kedai ini kerap jadi pilihan untuk bekerja, rapat, maupun sekadar bersantai.
Menariknya, Jacob Koffie Huis juga menyediakan sebuah rak buku bacaan yang berisi koleksi sejarah Belanda di kota Depok serta cerita tentang berdirinya kota ini.
Hal tersebut memberi nilai lebih karena pengunjung bisa menikmati kopi sambil memperkaya wawasan sejarah.
Bagi mahasiswa, pekerja, atau siapa pun yang gemar membaca, kedai kopi ini menjadi daya tarik tersendiri.
Selain suasana, tentu saja sajian menu menjadi alasan utama kedai ini digemari. Jacob Koffie Huis menawarkan pilihan kopi berkualitas mulai dari Espresso (Rp28.000), Americano (Rp30.000/33.000), Latte (Rp33.000/35.000), Filtered Coffee (Rp33.000), hingga Seasonal Beans (Rp 40.000).
Bagi yang tidak terlalu suka kopi, tersedia banyak opsi dari kategori Non Coffee. Beberapa di antaranya adalah Chocolate, Green Tea Latte, Red Velvet, Avocado Latte, hingga Babyccino.
Ada juga menu segar seperti Iced Choconut, Iced Oat Choco Hazelnut, dan Avocado Latte with Ice Cream.
Pengunjung pun bisa mencoba Bottled Series seperti Kopitamu, Kopidingin, dan Hibiscus yang praktis untuk dibawa pulang.
Tidak hanya minuman, Jacob Koffie Huis juga menyajikan beragam pilihan makanan lengkap yang cocok untuk segala suasana.
Pada kategori rice, tersedia menu seperti Tempura Chicken Curry, Chicken Salted Egg, dan Fried Dory Lemon Butter Sauce dengan harga Rp50.000.
Untuk penggemar pasta, ada pilihan seperti Fettuccine Carbonara, Spaghetti Aglio e Olio, Spicy Tuna Fusilli, hingga Tagliatelle Ài Funghi seharga Rp43.000.
Menu brunch pun cukup variatif, mulai dari Mushroom Duxelle Scrambled Egg (Rp45.000), Jacob Big Breakfast (Rp45.000), hingga Smoked Brisket Breakfast (Rp65.000).
Sementara itu, kategori sandwich menghadirkan menu seperti Open Tuna Sandwich, Jacob Beef Burger, dan Chicken Ham Sandwich yang dibanderol Rp40.000.
Bagi pengunjung yang ingin ngemil ringan, ada menu Easy Bites seperti Spicy Freaky Fries dan Jacob Local Nachos (Rp38.000), atau pilihan salad seperti Chicken Popcorn Salad dan Grilled Chicken Cobb Salad (Rp38.000).
Sebagai penutup, hidangan manis seperti Biscoff Toast dan French Toast (Rp40.000) siap memanjakan lidah.
Dengan menu yang lengkap dan harga yang cukup bersahabat, Jacob Koffie Huis tidak hanya cocok sebagai tempat nongkrong, tapi juga destinasi kuliner yang cocok untuk keluarga maupun anak muda.
Apalagi dengan tambahan fasilitas seperti rak buku sejarah, kedai ini berhasil menggabungkan konsep edukatif sekaligus rekreatif.
Secara keseluruhan, Jacob Koffie Huis bukan sekadar coffee shop biasa. Dengan nuansa Belanda yang hangat, menu yang variatif, hingga koleksi buku sejarah, kedai ini menghadirkan pengalaman yang berbeda dibandingkan kedai kopi lainnya di Depok.
Jika Anda sedang mencari tempat untuk bekerja, bertemu teman, atau sekadar menikmati secangkir kopi istimewa, Jacob Koffie Huis layak masuk dalam daftar kunjungan Anda. (Zaidan/BSI)
Editor : Yosep Awaludin