Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pempek Rama, Kuliner Legend yang Sudah Ada Sejak 1988 dengan Warisan Rasa yang Tak Pernah Berubah

Yosep Awaludin • Minggu, 5 Oktober 2025 | 10:40 WIB
Menu Pempek Rama yang sudah ada sejak 1988.
Menu Pempek Rama yang sudah ada sejak 1988.

RADAR BOGOR - Di tengah kesibukan Kota Bandung, terdapat jalan yang menjadi saksi bisu berdirinya sebuah usaha sejak 1988, yaitu Jalan Rama. Kawasan ini merupakan tempat berdirinya kuliner turun temurun, Pempek Rama.

Pempek Rama selalu ramai pengunjung, tak heran tempat usahanya memiliki dua bangunan yang berdekatan.

Kedua bangunan Pempek Rama tersebut berbeda fungsinya, bangunan pertama untuk makan di tempat dan bangunan kedua pesan antar.

Bertahannya tempat kuliner ini tentunya tidak lepas dari elemen penting yang menentukan kualitas pempek tersebut, yaitu cuko.

Bagi para penikmat pempek, rahasia sesungguhnya terletak pada cuko—saus berwarna cokelat gelap yang menjadi pasangan wajib pempek.

Dikutip dari Instagram foodnotestories, di Pempek Rama, cuko hadir dalam dua varian: cuko manis dengan rasa gula aren yang lembut, dan cuko pedas yang memberi sensasi segar dari cabai rawit dan asam jawa.

Kombinasi rasa inilah yang membuat siapa pun, khususnya mereka yang berasal dari Sumatera Selatan, seolah dibawa pulang ke kampung halaman ketika mencicipinya.

Selain itu, Pempek Rama memiliki berbagai varian, mulai dari pempek kapal selah yang padat dengan isian telur.

Kemudian pempek lenjer yang memiliki tekstur kenyal, pempek adaan yang lembut dan memiliki aroma bawang yang kuat dan gurih.

Tempat kuliner ini menyediakan pempek dengan kualitas bahan ikan yang dibuat dengan ikan tenggiri.

Tidak berhenti di pempek, tempat kuliner ini juga menghadirkan berbagai hidangan khas Palembang lainnya.

Mulai dari mie celor dengan kuah kental dan aroma udang yang memikat, tekwan hangat dengan rasa kaldu yang menenangkan.

Kemudian rujak mie tahu dengan kombinasi unik rasa manis, pedas, dan asam, hingga segarnya es kacang merah yang cocok menutup santapan.

Di Pempek Rama, pelanggan tidak hanya mendapatkan seporsi makanan; mereka mendapatkan sepotong sejarah.

Mereka menyaksikan bagaimana sebuah hidangan sederhana dapat menjadi perekat keluarga, kawan lama, dan bahkan identitas kota.

Ini adalah kisah tentang bagaimana cita-cita sederhana—menjual makanan yang enak—berubah menjadi warisan abadi yang menghidupi banyak orang dan memperkaya khazanah kuliner Nusantara.

Keberlangsungan Pempek Rama lebih dari sekadar kesuksesan bisnis. Ia adalah warisan budaya yang dijaga dengan penuh cinta.

Jalan Rama kini bukan hanya nama sebuah tempat, melainkan simbol keteguhan hati untuk menjaga cita rasa yang sudah melekat dalam memori banyak orang.

Setiap kepulan aroma ikan yang berpadu dengan cuko seolah menjadi janji: bahwa tradisi tidak akan pernah padam jika terus dirawat dengan sepenuh hati.

Pempek Rama adalah bukti nyata bahwa untuk menjadi legenda, bukan sekadar resep rahasia yang dibutuhkan, tetapi konsistensi, cinta, dan niat tulus untuk selalu memberikan yang terbaik.

Di Jalan Rama, kisah itu terus berlanjut. Pempek Rama berdiri sebagai pengingat bahwa makanan bukan hanya tentang rasa, tetapi juga tentang sejarah, kebersamaan, dan warisan yang tak ternilai. (Yumna/SV IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#Pempek Rama #bandung #kuliner