RADAR BOGOR - Senyuman Sukiman tak kalah manisnya dengan bubur manis yang dibuatnya. Ada 3 kenis bubur yang dijualnya, yaitu bubur kacang ijo (burjo), bubur ketan hitam, dan bubur sumsum.
Menu best seller Burjo Sukiman ialah bubur kacang ijo yang manis dan kuahnya kental. Bubur ketan hitamnya juga enak.
Keramahan pria kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah tersebut merupakan salah satu faktor yang membuat konsumen burjo loyal padanya sejak tahun 2005.
Tiada hari tanpa senyuman di bibirnya, pria berusia setengah baya tersebut optimis bahwa Allah Swt akan memberi berkah sehingga dagangannya laris manis.
Sehabis jogging, paling nyaman menikmati sarapan yang hangat seperti burjo. Setiap paginya sekitar pukul 07.00 atau 08.00 WIB, gerobak burjo Sukiman mangkal di Jalan Mandor Naiman No. 56, Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Saat siang, Sukiman akan meninggalkan tempat mangkalnya yang bersebelahan dengan kedai nasi uduk dan melanjutkan mencari pendapatan dengan berjualan keliling.
Dengan merogoh kocek Rp5 ribu, kamu sudah bisa menikmati hangatnya bubur kacang hijau original, bubur ketan original, ataupun bubur sumsum. Konsumen juga boleh membeli campuran bubur kacang hijau dan ketan hitam.
Burjo Sukiman terbuat dari kacang hijau, santan kelapa, gula merah, dan daun pandan. Bubur ketan hitam terdiri atas ketan hitam, ketan putih, santan kelapa, gula, dan daun pandan.
Berbeda dengan resep biasanya, Sukiman mencampurkan ketan putih saat memasak ketan hitam. Hal tersebut agar ketan hitam cepat lunak, tak heran bubur ketan hitam Sukiman tak pekat, tetapi berwarna agak kecokelatan dan kemerah-merahan.
Dengan adanya Nomor Induk Berusaha (NIB) usaha mikro dan Sertifikat Halal, Sukiman yakin pangsa pasarnya akan bertambah. Konsumen juga lebih yakin dengan jaminan Halal produk kuliner burjo Sukiman.
Editor : Eka Rahmawati