Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mochi Bread, Tren Camilan Garing Kenyal yang Lagi Ramai di Dapur Rumahan

Yosep Awaludin • Sabtu, 15 November 2025 | 16:00 WIB
Tampilan Mochi Bread, camilan yang lagi tren.
Tampilan Mochi Bread, camilan yang lagi tren.

RADAR BOGOR – Dunia kuliner tengah diramaikan tren camilan unik bernama mochi bread. Roti mungil asal Korea ini jadi favorit baru di kalangan pecinta pastry rumahan karena keistimewaannya yang garing di luar, kenyal di dalam seperti mochi Jepang.

Teksturnya yang berbeda dari roti biasa serta bahan-bahannya yang mudah ditemukan membuat mochi bread menjadi camilan kekinian yang banyak dicoba di rumah, termasuk oleh para pelaku usaha pastry rumahan yang ingin menawarkan sesuatu yang baru.

Dikutip dari Youtube dapurumi, tak hanya enak, mochi bread juga dikenal sebagai camilan gluten-light karena menggunakan campuran tepung tapioka dan tepung terigu.

Inilah yang membuat teksturnya kenyal, lembut, dan tidak membuat enek meski dimakan berkali-kali.

Cara membuatnya pun ternyata tidak serumit yang dibayangkan, karena hanya melalui tiga tahap utama, yaitu pembuatan adonan dasar, pencampuran bahan, dan proses pemanggangan.

Pada tahap pertama, dimulai dengan membuat adonan dasar dari campuran butter, susu cair full cream, gula pasir, sedikit garam, dan ekstrak vanila.

Semua bahan ini dimasak di atas api sedang hingga mendidih, lalu ditambahkan tepung terigu protein tinggi yang sudah diayak.

Adonan kemudian dimasak kembali sampai kalis dan creamy, menciptakan dasar lembut yang nanti akan menjadi ciri khas tekstur roti.

Tahap berikutnya adalah pencampuran dan pembentukan adonan. Setelah adonan dasar agak dingin, tambahkan tepung tapioka dan aduk hingga kalis. Tahapan ini penting untuk membentuk kekenyalan mochi bread.

Kemudian, satu butir telur dikocok lepas dan dimasukkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan halus dan tidak pecah.

Tanda adonan siap digunakan adalah ketika diangkat dengan spatula, adonan lengket yang artinya tingkat kekentalannya sudah pas.

Agar tampil lebih menarik, adonan bisa ditambahkan topping biji wijen hitam atau putih sesuai selera.

Bagi yang ingin bereksperimen, bisa juga menambahkan choco chips atau keju parut untuk variasi rasa.

Setelah itu, adonan dimasukkan ke dalam piping bag dan disemprotkan di atas loyang yang sudah dialasi kertas baking. Pastikan ukurannya kecil agar hasilnya bisa matang merata dan tetap renyah.

Proses terakhir adalah pemanggangan. Oven dipanaskan terlebih dahulu pada suhu sekitar 175–180°C, lalu mochi bread dipanggang selama 25–30 menit hingga permukaannya berubah menjadi keemasan.

tekstur luar mochi bread akan seperti roti pada umumnya, yaitu garing. sementara tekstrur dalamnya akan mirip seperti mochi yang kenyal, perpaduan kedua tekstur tersebut yang dapat memikat banyak orang karena keunikannya.

Camilan ini sangat cocok disajikan bersama kopi atau teh untuk cemilan santai. selain itu, cemilan ini dapat menjadi ide usaha bagi masyarakat.

Bagi yang ingin mencoba membuatnya sendiri, tips pentingnya ada pada takaran bahan dan suhu oven.

Jika terlalu panas, bagian luar akan cepat gosong sementara dalamnya belum matang. Sebaliknya, jika terlalu rendah, teksturnya akan padat dan kehilangan sensasi kenyal khas mochi.

Jadi, kalau kamu sedang mencari ide camilan baru atau ingin menambah variasi menu di rumah, mochi bread bisa jadi pilihan manis yang wajib dicoba! (Yumna/SV IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#Mochi Bread #pastry #camilan