RADAR BOGOR - Labu kuning merupakan camilan sehat yang disukai anak-anak. Selain dimasak menjadi sup atau kolak, labu kuning juga bisa dibikin Pumpkin Ball atau bola labu kenyal.
Tidak diragukan lagi, Pumpkin Ball adalah salah satu olahan yang paling sederhana, tetapi hasilnya memuaskan.
Resep Pumpkin Ball yang berasal dari akun Instagram @bekalbentojihan ini, menarik karena teksturnya yang lembut dan chewy serta rasa wijen yang menambah aromanya.
Sangat cocok untuk bekal anak, cemilan sore, atau menu MPASI yang luas. Dibuat dari labu kukus yang dihaluskan dan dicampur dengan gula dan tepung ketan, pumpkin ball dibuat.
Kombinasi ini membuat jajanan tradisional dengan tekstur kenyal yang khas, tetapi tetap lembut saat digigit. Karena berasal dari labu dan gula secukupnya, rasa manisnya tidak terlalu tinggi.
Karena dimasak tanpa minyak dan kukus, makanan ini cukup aman untuk anak-anak. Selain itu, labu kuning penuh dengan vitamin A, serat, dan antioksidan yang sangat baik untuk pencernaan dan daya tahan tubuh.
Selain mempercantik tampilan, taburan wijen sangrai menghasilkan aroma yang menggugah selera.
Karena rasanya yang ringan dan teksturnya yang menggembirakan, pumpkin ball ini sering menjadi favorit anak-anak.
Bahan-bahan
- 350 gram labu kuning (pumpkin), kukus 15-20 menit
- 35 gram gula pasir
- 175 gram tepung ketan
- Wijen sangrai secukupnya
Metode Pembuatannya
1. Kukus labu kuning hingga empuk, lalu haluskan selagi hangat sampai teksturnya lembut.
2. Masukkan gula pasir ke dalam labu halus, aduk hingga rata.
3. Tambahkan tepung ketan sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan bisa dipulung.
4. Ambil secukupnya adonan, bentuk bulat sesuai ukuran yang diinginkan
5. Rebus bola labu dalam air mendidih hingga mengapung, tanda sudah matang.
6. Angkat dan tiriskan, lalu gulingkan di atas wijen sangrai.
7. Sajikan hangat atau suhu ruang.
Resep pumpkin ball yang diberikan oleh @bekalbentojihan menunjukkan bahwa membuat makanan sehat itu mudah.
Tidak memerlukan penggorengan dan bahan yang rumit, tetapi masih enak dan disukai anak-anak. (***)
Editor : Yosep Awaludin