Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bolehkah Minum Kopi Saat Sahur? Berikut 7 Tips Aman agar Puasa Warga Bogor Tetap Lancar dan Tidak Cepat Haus

Yosep Awaludin • Senin, 23 Februari 2026 | 08:14 WIB

Ilustrasi minum kopi untuk kesehatan jantung.
Ilustrasi minum kopi untuk kesehatan jantung.

RADAR BOGOR – Banyak masyarakat tetap ingin menikmati minum kopi saat sahur selama bulan Ramadhan.

Aroma kopi hangat di waktu dini hari memang mampu membantu mengusir rasa kantuk sekaligus meningkatkan fokus sebelum memulai aktivitas harian.

Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas, apakah minum kopi saat sahur aman bagi tubuh? Apakah kebiasaan ini justru membuat tubuh lebih cepat haus saat berpuasa?

Baca Juga: Ramai Kabar Bansos Cair Lagi, Ternyata Ini Faktanya, Simak 5 Isu Saldo KKS yang Wajib Diketahui KPM

Faktanya, kopi tetap boleh dikonsumsi ketika sahur selama dilakukan secara bijak. Kunci utamanya terletak pada jumlah konsumsi, waktu minum kopi, serta kondisi kesehatan masing-masing individu.

Berikut tujuh tips aman minum kopi saat sahur agar ibadah puasa tetap nyaman dan tubuh tetap bugar sepanjang hari:

1. Pahami Cara Kerja Kafein di Dalam Tubuh

Kopi mengandung kafein yang berfungsi sebagai stimulan sistem saraf pusat. Kandungan ini mampu meningkatkan kewaspadaan, konsentrasi, serta membantu tubuh terasa lebih segar.

Baca Juga: Rekomendasi Bukber Hemat di Ciomas: Wartok Japanese Food, Surganya Kuliner Jepang Murah Mulai Rp20 Ribuan

Namun demikian, kafein juga memiliki efek diuretik ringan yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Jika asupan cairan kurang, kondisi ini berpotensi menyebabkan dehidrasi sehingga rasa haus lebih cepat muncul saat puasa. Karena itu, penting memahami respons tubuh terhadap konsumsi kopi.

2. Batasi Konsumsi Cukup Satu Cangkir

Minum kopi saat sahur sebaiknya tidak berlebihan. Satu cangkir kopi dinilai cukup, terutama bila kopi yang dikonsumsi memiliki kadar kafein tinggi.

Baca Juga: Kabar Gembira, 54 Juta Warga Bakal Masuk Daftar Bansos Baru, Cek Nama Anda Segera

Konsumsi berlebih bisa memicu jantung berdebar, rasa gelisah, hingga gangguan pada lambung.

Selain itu, terlalu banyak kafein dapat mengganggu kualitas tidur setelah sahur, padahal istirahat cukup sangat dibutuhkan selama menjalani puasa.

3. Pilih Jenis Kopi yang Lebih Ramah Lambung

Bagi yang memiliki lambung sensitif, disarankan menghindari kopi hitam pekat. Pilihan kopi dengan kadar kafein rendah atau varian decaf dapat menjadi alternatif yang lebih aman.

Baca Juga: Ramai Soal BLT Kesra dan Bonus THR Rp400 Ribu, Ini Fakta Sebenarnya Terkait Update Bansos PKH dan BPNT 2026

Menambahkan susu juga bisa membantu membuat kopi terasa lebih lembut sehingga risiko naiknya asam lambung dapat diminimalkan, terutama bagi penderita maag atau GERD.

4. Hindari Minum Kopi Saat Perut Kosong

Kesalahan yang sering dilakukan adalah langsung minum kopi setelah bangun tidur. Padahal, konsumsi kopi dalam kondisi perut kosong dapat memicu produksi asam lambung berlebih.

Sebaiknya awali sahur dengan makanan utama yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta serat terlebih dahulu. Setelah itu, kopi bisa dinikmati agar lambung tetap terlindungi dari iritasi.

Baca Juga: Resmi Dibuka Hari Ini: Mudik Gratis Askrindo 2026 Tersedia 12 Rute, Termasuk Bus Khusus Disabilitas

5. Imbangi dengan Air Putih yang Cukup

Karena kopi memiliki efek meningkatkan pengeluaran cairan tubuh, kebutuhan hidrasi harus tetap diperhatikan. Dianjurkan minum satu hingga dua gelas air putih sebelum atau sesudah mengonsumsi kopi.

Hidrasi yang cukup membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sehingga risiko dehidrasi selama puasa dapat ditekan.

6. Perhatikan Respons Tubuh

Setiap orang memiliki tingkat toleransi kafein yang berbeda. Bila setelah minum kopi muncul keluhan seperti jantung berdebar, perut tidak nyaman, atau sulit tidur, maka konsumsi kopi sebaiknya dikurangi.

“Tubuh biasanya memberi sinyal ketika asupan kafein sudah berlebihan,” sehingga penting untuk menyesuaikan kebiasaan minum kopi dengan kondisi kesehatan masing-masing.

7. Sesuaikan dengan Waktu Istirahat

Kafein dapat bertahan di dalam tubuh selama beberapa jam. Oleh karena itu, bagi yang ingin tidur kembali setelah sahur, pilih kopi yang tidak terlalu pekat agar kualitas istirahat tetap terjaga.

Minum kopi saat sahur pada dasarnya bukanlah hal yang dilarang. Selama dikonsumsi secara seimbang, memperhatikan porsi, jenis kopi, serta kebutuhan cairan tubuh, kopi tetap bisa menjadi bagian dari rutinitas sahur tanpa mengganggu kelancaran puasa Ramadan. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#minum kopi #sahur #ramadhan