RADAR BOGOR - Nex Carlos mengunjungi bazar takjil Ramadhan yang berada di area masjid di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Dalam videonya, Nex Carlos mengaku cukup terkejut karena menemukan bazar takjil atau jajanan berbuka puasa di Kawasan PIK dengan harga yang sangat murah, bahkan untuk ukuran Jakarta.
Nex Carlos memperlihatkan suasana bazar takjil di Kawasan PIK yang ramai menjelang waktu berbuka. Banyak pedagang kaki lima berjejer menjual berbagai makanan ringan khas Ramadan seperti gorengan, kue basah, hingga minuman segar.
Salah satu yang membuatnya kaget adalah harga gorengan yang sangat murah. Di salah satu lapak, ia menemukan penawaran Rp5.000 sudah mendapatkan tiga gorengan sekaligus.
Harga tersebut menurutnya cukup mengejutkan karena berada di kawasan PIK yang biasanya dikenal dengan tempat makan mahal.
Saat melihat harga itu, Nex Carlos sempat mengomentari dengan nada heran. Ia menyebut harga tersebut sangat murah dan jarang ditemukan di area Jakarta yang terkenal dengan biaya hidup tinggi.
Gorengan yang dijual di bazar tersebut pun cukup beragam. Ada bakwan, tahu isi, hingga risol yang masih terlihat baru diangkat dari penggorengan. Aroma gorengan yang masih hangat membuat suasana bazar semakin menggugah selera para pengunjung.
Selain gorengan murah, Nex Carlos juga melihat banyak pilihan takjil lain. Beberapa di antaranya adalah kolak, es buah, jajanan pasar, hingga makanan berat sederhana yang bisa langsung disantap saat berbuka puasa.
Suasana bazar di sekitar masjid juga terlihat penuh dengan warga yang berburu makanan untuk berbuka. Banyak pengunjung datang sejak sore hari untuk memilih takjil sambil menunggu azan magrib.
Fenomena bazar takjil seperti ini memang menjadi tradisi setiap bulan Ramadan di berbagai kota di Indonesia. Di banyak tempat, bazar takjil sering menghadirkan makanan murah agar bisa dinikmati semua kalangan masyarakat.
Nex Carlos sendiri dikenal sebagai YouTuber kuliner yang sering mengeksplorasi makanan murah hingga hidden gem di berbagai daerah Indonesia. Kontennya kerap viral karena menampilkan tempat makan unik dengan harga yang tidak biasa.
Melalui kunjungannya ke bazar takjil di kawasan PIK tersebut, ia menunjukkan bahwa di tengah kawasan yang identik dengan kuliner premium, masih ada jajanan Ramadan yang sangat ramah di kantong. Hal ini membuat banyak penonton merasa tertarik untuk ikut datang berburu takjil di lokasi tersebut.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga