RADAR BOGOR - Bogor kembali menghadirkan destinasi kuliner yang menarik perhatian publik.
Salah satu yang sedang ramai diperbincangkan adalah Soto Kuning Bogor Legend Pak Aji, yang berlokasi di Jalan Suryakencana Nomor 37, Kecamatan Bogor Tengah.
Tempat makan legendaris yang sudah berdiri sejak 1971 ini dikenal dengan sajian soto kuning khas Bogor serta aneka bakso unik dengan ukuran dan varian yang tidak biasa.
Kawasan Suryakencana sendiri, memang terkenal sebagai pusat kuliner, namun warung ini memiliki daya tarik tersendiri.
Salah satunya adalah tampilan dandang bakso yang besar dan penuh, hingga kerap dijuluki “bakso kolam” oleh para pengunjung.
Isi dandang tersebut dipenuhi berbagai jenis bakso dengan ukuran dan isian beragam.
Pengelola menjelaskan, awalnya usaha ini berfokus pada bakso, kemudian berkembang dengan menambahkan menu soto mie dan soto kuning yang kini menjadi favorit pelanggan.
Ia juga menyampaikan, usaha tersebut merupakan kelanjutan dari bisnis keluarga yang telah diwariskan lintas generasi.
Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari bakso polos, bakso daging isi cincang, bakso urat, bakso keju, hingga bakso mercon.
Selain itu, tersedia juga bakso iga dan menu andalan berupa bakso dengkul berukuran besar yang menjadi best seller.
Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp20.000 hingga Rp65.000 untuk porsi jumbo yang bisa dinikmati bersama keluarga.
Setiap porsi bakso di tempat ini dilengkapi dengan tetelan daging dan tulang, yang menjadi nilai tambah tersendiri bagi pelanggan.
Tetelan tersebut terdiri dari potongan daging, tulang iga, hingga bagian jando yang masih memiliki sisa daging dan sumsum.
Dari segi rasa, kuah yang disajikan dikenal gurih dan kaya kaldu dengan aroma khas daging sapi.
Tekstur baksonya pun kenyal dan padat, sementara daging pada tetelan terasa empuk karena dimasak dalam waktu lama.
Sumsum tulangnya memberikan sensasi lembut yang menjadi favorit banyak pengunjung.
Pengunjung juga dapat menambahkan pelengkap seperti sambal, kecap, dan kerupuk untuk menambah cita rasa sesuai selera.
Porsi besar yang ditawarkan bahkan dinilai cukup untuk disantap bersama beberapa orang, terutama jika dipadukan dengan nasi. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim