Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Viral Dubai Chewy Cookie di Indonesia: Tren Camilan Premium yang Bikin Penasaran, Ini Daya Tarik dan Kreasi Brand Lokal

Yosep Awaludin • Jumat, 3 April 2026 | 11:18 WIB
Camilan Dubai Chewy Cookie yang viral di media sosial.
Camilan Dubai Chewy Cookie yang viral di media sosial.

RADAR BOGOR – Tren camilan viral kembali bergulir di Indonesia. Kali ini, Dubai Chewy Cookie mencuri perhatian warganet berkat tampilan premium dan sensasi tekstur unik.

Dubai Chewy Cookie ramai dibagikan melalui konten media sosial, terutama format ASMR yang menggugah selera.

Ya, popularitas Dubai Chewy Cookie terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Lagi Viral! Ternyata Ini Resep Dubai Chewy Cookie yang Teksturnya Kenyal dan Lumer di Mulut

Camilan ini dikenal dengan perpaduan marshmallow lembut berbalut cokelat serta isian kataifi pistachio yang renyah, menciptakan sensasi berbeda saat disantap.

Tak hanya menawarkan rasa, daya tarik utama camilan ini juga terletak pada visual dan pengalaman makan yang unik.

Hal ini sejalan dengan tren konsumsi masyarakat saat ini yang tidak hanya mempertimbangkan cita rasa, tetapi juga tampilan dan tekstur.

Baca Juga: Mobil Innova Tertabrak KRL di Jalan Sholeh Iskandar Bogor, Keberadaan Sopir Masih Misterius, Diduga Kabur

Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, Adi Rahardja, mengungkapkan bahwa tren camilan di Tanah Air kini berkembang ke arah eksplorasi tekstur kenyal, rasa yang tidak biasa, serta tampilan yang menarik.

Tren ini menunjukkan dua kecenderungan konsumen, ada yang ingin langsung membeli produk jadi, dan ada juga yang tertarik membuatnya sendiri di rumah.

"Platform kami berupaya menjawab keduanya dengan menyediakan beragam pilihan dari pelaku UMKM hingga brand lokal berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga: ENGENE Siapkan Diri! Miniso Indonesia Segera Rilis Koleksi Eksklusif Bareng ENHYPEN

Alasan Dubai Chewy Cookie Viral

Fenomena viralnya Dubai Chewy Cookie tidak lepas dari kombinasi sejumlah faktor yang membuatnya cepat menarik perhatian publik.

Pertama, teksturnya yang khas. Bagian luar yang chewy dan sedikit stretchy berpadu dengan isian kataifi yang renyah, menghadirkan kontras sensasi dalam satu gigitan.

Kedua, cita rasa cokelat yang kaya. Lapisan cokelat memberikan sentuhan pahit yang seimbang dengan rasa gurih dari pistachio.

Baca Juga: Siap Guncang Kembali Industri Musik, KATSEYE Umumkan Tanggal Perilisan PINKY UP

Beberapa brand lokal bahkan menghadirkan inovasi dengan menggunakan kakao asli Indonesia untuk menciptakan karakter rasa yang lebih unik.

Ketiga, tampilannya yang estetik dan cocok untuk konten media sosial. Perpaduan warna cokelat pekat dengan isian hijau pistachio membuat momen “first bite” menjadi daya tarik tersendiri bagi audiens.

Selain itu, eksposur dari para kreator konten dan figur publik turut mempercepat penyebaran tren ini.

Baca Juga: Kabar Baik dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Cicilan Apartemen Murah dan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Segera Dimulai

Berawal dari konten FYP, Dubai Chewy Cookie kini berkembang menjadi fenomena kuliner yang memicu antrean pembelian hingga sistem pre-order di berbagai tempat.

Inovasi Brand Lokal Ikut Meramaikan

Seiring meningkatnya popularitas, berbagai brand lokal mulai menghadirkan inovasi dengan beragam varian rasa.

Tidak hanya pistachio, kini muncul pilihan seperti biscoff, matcha, hingga stroberi yang menyesuaikan selera pasar Indonesia.

Kreasi juga meluas ke berbagai jenis camilan lain, mulai dari donat mochi, risol, hingga es krim yang mengadaptasi konsep kataifi pistachio dan cokelat khas Dubai Chewy Cookie.

Beberapa pelaku usaha turut menghadirkan produk turunan, seperti chewy cookie yang dipadukan dengan brownies hingga olahan cokelat premium dengan interpretasi berbeda.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba atau membuat sendiri di rumah, berbagai bahan hingga produk jadi kini mudah ditemukan melalui platform e-commerce.

Baca Juga: Panen Lebih Cepat di Kuningan Jadi Kunci Stabilitas Beras Nasional di Tengah Ancaman El Nino 2026

Adi menambahkan, tren ini menjadi contoh bagaimana sebuah camilan viral mampu mendorong dua pola konsumsi sekaligus, yaitu membeli produk siap santap dan berkreasi secara mandiri.

“Fenomena ini menunjukkan bahwa tren kuliner tidak hanya berhenti pada konsumsi, tetapi juga mendorong kreativitas. Kami ingin terus mendukung pelaku usaha lokal agar bisa menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar,” tutupnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Dubai Chewy Cookie #camilan #media sosial