Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cuaca Bogor Tak Menentu, Jamu Rempah Mas Ben Djogjakarta Jadi Incaran Warga

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 9 April 2026 | 08:41 WIB
Pekerja Jamu Rempah Mas Ben Bogor yang tengah meracik jamu. Foto: Aziz/Radar Bogor
Pekerja Jamu Rempah Mas Ben Bogor yang tengah meracik jamu. Foto: Aziz/Radar Bogor

RADAR BOGOR - Cuaca Kota Bogor yang kerap berubah-ubah membuat minuman jamu dari rempah tradisional kembali naik daun. 

Khasiat jamu rempah yang dipercaya mampu menjaga daya tahan tubuh selama musim pancaroba di Bogor mendorong usaha minuman berbasis herbal kian menjamur di Kota Hujan.

Pelaku usaha jamu dan minuman rempah kini melihat momentum tersebut sebagai peluang besar. Salah satunya Jamu Rempah Mas Ben Djogjakarta, yang resmi dibuka di area Parkiran Damri Botani Square, Kota Bogor, pada Rabu, 8 April 2026.

Baca Juga: Pendaftaran Sebentar Lagi! Bea Cukai Buka 300 Lowongan CPNS Lulusan SMA, Menkeu Purbaya: Mungkin Bulan Depan Dibuka 

Lokasi ini sengaja dipilih karena menjadi titik transit warga yang hendak menuju bandara atau menggunakan layanan Transjakarta ke Blok M.

Owner Rempah Mas Ben, Gugie Argamula, mengatakan konsep utama yang ditawarkan adalah jamu segar yang langsung diracik di tempat. Hal ini membuat rasa dan khasiatnya lebih maksimal dibanding jamu kemasan.

“Semua jamu kami dibuat langsung saat dipesan. Kami ingin menjaga kualitas dan khasiatnya tetap maksimal,” ujar Gugie.

Baca Juga: Optimis Capai Target 4 Juta Ton, Bulog Perkuat Komitmen Swasembada Pangan, Dirut Turun Langsung ke Panen Raya di Ngawi

Resep yang digunakan juga diracik secara khusus untuk memberikan manfaat kesehatan yang beragam. Mulai meningkatkan imunitas, meredakan pegal linu, hingga detoks bagi pria dan wanita.

Menurut Gugie, cuaca Kota Bogor yang sering hujan dan tidak menentu menjadi alasan kuat menghadirkan minuman sehat berbasis rempah. Salah satu menu yang kini paling diminati adalah jamu komplit, yang diklaim mampu membantu meredakan gejala flu dan migrain.

“Best seller kami jamu komplit, karena manfaatnya paling lengkap,” katanya.

Baca Juga: Liburan Seru dengan Menjelajahi Pantai Pasir Putih dan Hutan Nusakambangan, Cocok Buat Warga Bogor yang Suka Petualangan

Meski menawarkan jamu premium yang dibuat langsung, harga yang dibanderol tergolong terjangkau, mulai Rp10 ribu hingga Rp25 ribu per porsi. 

Harga tertinggi sudah termasuk menu komplit dengan tambahan telur dan bahan lainnya.Selain membuka usaha, Gugie juga menyiapkan rencana jangka panjang untuk memberdayakan petani lokal. 

Sebagian bahan baku akan dipasok dari wilayah sekitar Bogor guna mendukung ekonomi masyarakat. Inspirasi usaha ini berasal dari budaya minuman rempah khas Yogyakarta, yang kemudian disesuaikan dengan selera warga Bogor.

Baca Juga: WFH ASN Setiap Jumat Dinilai Positif, Pengamat Ingatkan Tantangan Infrastruktur dan Pengawasan Ketat

“Alhamdulillah ternyata cocok di lidah warga Bogor. Ke depan, harapan kami orang bisa nongkrong tapi tetap sehat,” pungkasnya.

Usaha yang baru dirintisnya itu merupakan kolaborasi dengan Irman Fachrudin yang merupakan Alumni IPB University.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #rempah #cuaca #jamu