RADAR BOGOR – Bagi para pencinta kopi yang mencari suasana baru untuk sekadar melepas penat atau berkumpul bersama keluarga, Oita Coffee hadir menawarkan ketenangan di tengah hiruk-pikuk kota.
Dengan mengusung konsep interior autentik Jepang, Oita Coffee menjadi destinasi yang wajib dikunjungi bagi pecinta coffeeshop dan pembaca buku.
Melansir dari unggahan di akun Instagram resmi @oitacoffee_id, nama Oita sendiri diambil dari sebuah kota kecil yang tenang di Jepang.
Konsep ini diangkat oleh Oita Coffee melalui desain ruangan yang didominasi elemen kayu, pencahayaan hangat, hingga replika gerbang Torii merah yang ikonik.
Salah satu keunggulan utama Oita Coffee adalah ruangannya yang luas dan terbagi menjadi beberapa area fungsional.
Bagi Anda yang gemar membaca, tersedia pojok literasi dengan rak buku yang tertata rapi di dalam dinding kayu yang estetik.
Tidak hanya bagi para pencinta buku atau pekerja remote, kafe ini juga dikenal sangat kids friendly.
Area yang luas memungkinkan orang tua membawa anak-anak dengan nyaman tanpa merasa sesak.
Oita Coffee tidak hanya mengandalkan estetika tempat. Mereka menawarkan variasi pilihan menu yang sangat luas, mulai dari kopi klasik hingga signature drink yang unik.
Berdasarkan daftar menu yang tersedia, pengunjung dapat menikmat berbagai varian minuman seperti perkopian dan matcha, makanan serta camilan seperti bento set, dimsum, dan chicken wings.
Meski memiliki fasilitas premium, harga yang ditawarkan tergolong cukup ramah di kantong, dengan rata-rata menu minuman dan camilan berkisar di angka Rp20.000 hingga Rp40.000-an.
Hingga saat ini, Oita Coffee telah membuka empat cabang yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya:
1. PIK 2: (Rukan Osaka) Buka 10.00 hingga 20.00 WIB.
2. Grogol: Buka 10.00 hingga 21.00 WIB.
3. Gading Serpong: Buka 10.00 hingga 22.00 WIB.
4. GAVEnue, Grand Metropolitan Bekasi: Buka 10.00 hingga 22.00 WIB.
Jadi, bagi Anda yang berada di sekitar lokasi tersebut, tidak ada salahnya mampir untuk sekadar menikmati secangkir kopi di tengah suasana Jepang yang menenangkan. (Luthfiyah/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin