RADAR BOGOR – Kabar menarik bagi pecinta kuliner di Parung, Ciseeng, dan sekitarnya. Dua jajanan yang tengah viral, Ketan Susu Terminal dan Sate Taichan Taburay, membuka cabang kedua di kawasan Waru Jaya sejak Sabtu, 18 April 2026.
Kehadiran cabang baru Ketan Susu Terminal dan Sate Taichan Taburay ini, langsung menarik perhatian warga, terutama bagi yang selama ini penasaran dengan cita rasa kuliner yang sedang naik daun di wilayah Parung Raya.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram @alfasalsabila, lokasi tempat kuliner ini berada di Pertokoan Waru Jaya, tepatnya berseberangan dengan Niceso Waru Jaya. Tempat ini mulai beroperasi setiap hari pukul 17.30 hingga 24.00 WIB.
Popularitas Ketan Susu Terminal bukan tanpa alasan. Menu ini dikenal memiliki tekstur ketan yang sangat pulen, dipadukan dengan berbagai topping premium.
Mulai dari buah segar hingga varian es krim yang memberikan sensasi creamy yang khas.
“Teksturnya lembut banget, ditambah topping buah asli dan ice cream bikin rasanya makin nikmat dan beda dari yang lain,” kata akun Instagram @alfasalsabila.
Tak hanya itu, terdapat pula menu rahasia berupa pudding caramel yang disebut-sebut memiliki cita rasa istimewa dan wajib dicoba oleh para pelanggan.
Sementara itu, bagi pencinta makanan pedas, Sate Taichan Taburay menjadi pilihan yang tak kalah menarik.
Potongan dagingnya dikenal berukuran besar dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam.
Baca Juga: Bursa Transfer Musim Panas 2026, Real Madrid Siap Cuci Gudang, 11 Pemain Terancam Angkat Kaki
“Dagingnya besar-besar dan selalu fresh, bukan yang beku. Ditambah sambalnya punya rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain,” ujar akun Instagram @alfasalsabila.
Keunikan rasa sambal yang menjadi ciri khas juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat kuliner pedas.
Dengan hadirnya cabang baru ini, kawasan Waru Jaya kini memiliki tambahan destinasi kuliner sekaligus tempat nongkrong favorit baru bagi warga Parung, Ciseeng, Depok, dan sekitarnya.
Bagi yang ingin mencoba, pengunjung disarankan datang lebih awal mengingat tingginya minat masyarakat terhadap kuliner viral ini. (***)
Editor : Yosep Awaludin